Merino: Tak Ada Tim Superior di Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Gelandang tim nasional Spanyol, Mikel Merino, angkat bicara mengenai anggapan bahwa timnya menjadi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026. Menurutnya, tidak ada tim yang benar-benar superior di turnamen ini.
Spanyol memang tampil impresif sejauh ini. Mereka melaju ke babak perempatfinal setelah melalui serangkaian pertandingan yang solid. Perjalanan La Furia Roja dimulai dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Namun, setelah itu, mereka bangkit dan meraih kemenangan beruntun.
Tim asuhan Luis de la Fuente itu sukses mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0, menekuk Uruguay 1-0, menggilas Austria 3-0, dan menyingkirkan Portugal dengan skor 1-0. Yang menarik, gawang Spanyol belum kebobolan satu gol pun selama turnamen berlangsung. Di sisi lain, lini depan mereka cukup produktif dengan total delapan gol yang sudah dicetak.
Dengan materi pemain yang dimiliki, wajar jika banyak pihak menempatkan Spanyol sebagai kandidat kuat juara. Skuad mereka dihuni nama-nama seperti Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Rodri, Pedri, Nico Williams, Dani Olmo, Ferran Torres, dan tentu saja Merino sendiri.
Namun, Merino mencoba meredam ekspektasi tersebut. Ia justru menyoroti hasil imbang melawan Tanjung Verde sebagai bukti bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh. "Saya tidak melihat ada tim yang lebih unggul atau lebih lemah. Semua tim sedang berjuang keras, entah Anda bermain melawan Tanjung Verde atau Argentina," ujar Merino kepada As. "Setiap pertandingan akan kami hadapi satu per satu," tegasnya.
Langkah Spanyol selanjutnya adalah menghadapi Belgia di babak perempatfinal. Laga ini akan digelar di Stadion Los Angeles pada Sabtu, 11 Juli 2026 dini hari WIB.
Catatan pertahanan kokoh dan produktivitas gol yang konsisten memang menjadi modal berharga. Namun, pernyataan Merino mengingatkan bahwa sepak bola tidak selalu berjalan sesuai prediksi. Satu pertandingan imbang melawan tim yang dianggap lebih lemah sudah cukup untuk membuktikan bahwa persaingan di Piala Dunia kali ini sangat ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
