Messi Target 1.000 Gol Sebelum Usia 39, Scaloni Optimis
Gambar atau konten salah?
Lionel Messi akan menginjak usia 39 tahun pada 1 Juni 2026 dan ia memiliki target ambisius: mencetak 1.000 gol sepanjang kariernya. Hingga kini, La Pulga telah menorehkan 902 gol baik bersama klub maupun timnas.
Pelatih Lionel Scaloni mendukung tekad Messi. Ia optimis bahwa pemain tersebut mampu mencapai angka 1.000 gol sebelum mengakhiri karier. Scaloni menegaskan bahwa Messi memiliki kapasitas untuk menorehkan pencapaian tersebut.
Hanya Cristiano Ronaldo yang memiliki jumlah gol lebih banyak, yakni 965 gol. Pemain asal Portugal berusia 41 tahun dan kontraknya di Al Nassr masih berlaku hingga 2027.
Di sisi kebugaran, Messi tidak terlihat seperti atlet gym, namun ia tetap dikenal sebagai atlet elit yang disiplin menjaga tubuhnya. Pada 1 Januari 2014, ia memulai kerja sama dengan ahli nutrisi asal Italia bernama Giuliano Poser. Tujuannya adalah mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan otot.
Polanya tidak mewah, namun terkontrol. Poser menekankan konsumsi air, minyak zaitun, biji-bijian utuh, buah, sayuran, dan kacang-kacangan. Messi menghindari gula, tepung olahan, karbohidrat olahan, soda, dan makanan cepat saji. Ia menganggap gula sebagai hal paling berbahaya bagi otot. Protein diperoleh dari ikan, ayam, dan minuman protein. Sepuluh hari sebelum pertandingan, Messi menyesuaikan pola makannya: mengurangi karbohidrat dan mengandalkan minuman protein setiap pagi. Lima hari sebelum pertandingan, ia menambahkan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, dan ketumbar, yang dikenal mendukung sirkulasi dan pemulihan.
Sejak bermain di Barcelona, Messi dilaporkan melakukan latihan peregangan khusus selama satu jam setiap hari sebelum latihan. Fokusnya menjaga otot tetap fleksibel dan menurunkan risiko cedera. Di gym, ia menghindari latihan angkat beban berat dan menggantinya dengan beban ringan serta gerakan menggunakan berat tubuh sendiri seperti squat, lunge, glute bridge, dan latihan core untuk membangun stabilitas.
Selain itu, Messi berlatih kecepatan dan kelincahan dengan sprint jarak pendek, lompatan dengan rintangan, dan latihan akselerasi. Meski tidak menjadi yang tercepat, ia termasuk yang paling lincah.
Dengan kombinasi pola makan yang terkontrol, latihan fleksibilitas, dan latihan kekuatan ringan, Messi memelihara performa tinggi meski mendekati usia 39 tahun. Pendekatan disiplin ini menjadi kunci dalam upayanya menorehkan 1.000 gol dan mencapai puncak karier sepakbola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Psikolog: Relaksasi Otot Redakan Stres dan Marah
Pria 81 Tahun Raih Podium Hyrox Jakarta
Pakar Sebut Risiko Henti Jantung di Balik Tren Olahraga Ekstrem
Dead Hang: Berapa Lama Anda Mampu Bertahan?
Messi Pecahkan Rekor 18 Gol di Piala Dunia
Pemain Kanada hisap 'peluit hijau' saat patah kaki, apa itu Penthrox?
Berita Terbaru
7 Tanda Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dikalahkan Norwegia 1-2
Telur Rebus Tahan Berapa Hari di Kulkas? Ini Jawabannya
Riset: Bukan Ukuran Rumah yang Bikin Betah
INGGRIS vs MEKSIKO: Prediksi Skor Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
7 Makanan Ini Bantu Cegah Rambut Rontok Patut Dicoba
Ribuan Fans Sambut Kepulangan Timnas Cape Verde
Suhu Laut Global Pecahkan Rekor Tertinggi di Juni 2025
