Meta Hapus 11 Juta Akun Penipu di Facebook dan Instagram

Nurul H. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Meta Hapus 11 Juta Akun Penipu di Facebook dan Instagram

Gambar atau konten salah?

Meta melaporkan telah menghapus 10,9 juta akun di Facebook dan Instagram sepanjang tahun 2025. Akun-akun ini terkait dengan pusat-pusat penipuan yang beroperasi di Myanmar, Laos, Kamboja, Uni Emirat Arab, dan Filipina.

Perusahaan tersebut mencatat bahwa operasi penipuan yang mereka hadapi kini semakin canggih dan terorganisasi. Praktik penipuan ini berkembang dengan skala yang menyerupai industri.

Selain menonaktifkan akun, Meta juga menindak iklan penipuan. Lebih dari 159 juta iklan penipuan telah dihapus. Sebanyak 92% dari iklan tersebut ditindak sebelum ada laporan dari pengguna.

Meta juga menghapus lebih dari 59 juta konten di Facebook dan Instagram yang melanggar aturan mengenai Penipuan dan Praktik Menyesatkan. Mayoritas konten ini, yaitu 90%, telah dihapus sebelum dilaporkan oleh pengguna.

Dalam upaya penindakan jaringan penipuan, Meta bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kepolisian Kerajaan Thailand dalam operasi internasional. Kerja sama ini berhasil menonaktifkan lebih dari 150.000 akun yang terhubung dengan jaringan penipuan terpusat di Asia Tenggara.

Informasi yang diberikan oleh Meta juga mendukung penangkapan. Kerja sama ini turut berkontribusi pada 21 penangkapan yang dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Thailand.

Untuk meningkatkan perlindungan pengguna dari upaya penipuan daring, Meta baru-baru ini memperkenalkan beberapa fitur keamanan baru untuk WhatsApp, Facebook, dan Messenger.

Pengguna WhatsApp akan menerima peringatan jika sistem Meta mendeteksi permintaan untuk menghubungkan akun dengan perangkat asing yang dicurigai. Fitur serupa sedang diuji coba untuk permintaan pertemanan yang mencurigakan di Facebook.

Pengguna Messenger akan mendapatkan fitur pendeteksi penipuan yang lebih baik. Fitur ini dirancang untuk mendeteksi tanda bahaya, seperti informasi lowongan pekerjaan yang mencurigakan.

Ringkasan:

  • Meta menonaktifkan 10,9 juta akun penipu di Facebook dan Instagram pada tahun 2025, menargetkan pusat penipuan di Asia Tenggara dan Uni Emirat Arab.
  • Perusahaan mencatat peningkatan kecanggihan dan organisasi operasi penipuan.
  • Lebih dari 159 juta iklan penipuan dan 59 juta konten melanggar kebijakan telah dihapus, sebagian besar proaktif sebelum dilaporkan.
  • Kolaborasi dengan Polri dan Kepolisian Thailand berhasil menonaktifkan 150.000 akun dan mendukung 21 penangkapan.
  • Fitur keamanan baru diluncurkan untuk WhatsApp (peringatan perangkat asing), Facebook (peringatan permintaan teman), dan Messenger (deteksi tanda bahaya lowongan kerja).
MetaAkun PenipuPenghapusan AkunOperasi InternasionalPolriPenipuan OnlineFitur Keamanan

Komentar

Memuat komentar...