Milan Persempit Selisih dengan Inter di Klasemen
Gambar atau konten salah?
AC Milan terus mempersempit jarak dengan Inter Milan di klasemen Liga Italia. Saat ini, perbedaan poin antara kedua klub hanya enam.
Perubahan ini muncul setelah kemenangan Milan atas Torino, sekaligus hasil imbang Inter melawan Fiorentina. Kemenangan tersebut menjadi balasan sempurna bagi Milan setelah kekalahan di laga derby melawan Lazio. Sementara itu, Inter belum mencetak kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya, termasuk hasil imbang dengan Atalanta dan Fiorentina.
Andriy Shevchenko, mantan penyerang legendaris Milan, menilai Inter masih memiliki sejumlah keunggulan. Namun ia juga menyatakan bahwa Rossoneri dapat menekan lebih besar bila mampu mempersempit selisih. “Inter punya skuad yang jauh lebih dalam dan keuntungan secara poin, tapi Milan menjalani musim yang sangat bagus,” ungkapnya, dikutip oleh Football Italia.
Allegri, pelatih Milan, memuji kemenangan atas Torino sebagai langkah maju penting. Ia menegaskan bahwa timnya dibakar semangat setelah kekalahan di Lazio. “Kemenangan atas Torino adalah sebuah langkah maju yang penting dan Allegri membakar tim setelah kekalahan dari Lazio. Saya rasa Milan akan memenangi beberapa pertandingan berikutnya dan memberikan tekanan ke Inter,” kata ia.
Allegri juga mengingatkan bahwa situasi masih bisa berubah. “Kalau mereka ada di atas sana, apapun bisa terjadi. INi akan ditentukan dalam beberapa pekan ke depan,” ujarnya.
Dengan dinamika ini, Liga Italia tampak semakin kompetitif. Performa baik Milan dan ketidakpastian Inter menambah ketegangan di mata penggemar sepak bola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
