Milos Raickovic Akhiri Masa di Persebaya, Tertinggal Misteri
Gambar atau konten salah?
Milos Raickovic mengakhiri masa kerjanya di Persebaya Surabaya dengan sebuah unggahan perpisahan di akun Instagram pribadinya. Dalam pos tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada semua elemen klub, namun menambahkan satu kalimat yang membuat banyak suporter penasaran.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di klub, kecuali satu orang, atas dukungan, kepercayaan, dan momen yang kami lalui bersama selama saya berada di Persebaya,” tulis Milos di akun @milos_rai pada 02 Juni 2026. Ia tidak menjelaskan siapa yang dimaksud, sehingga muncul spekulasi di kalangan Bonek dan Bonita.
Di bagian lain unggahan, pemain berusia 32 tahun itu menegaskan kebanggaannya mengenakan jersey Persebaya. “Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa mengenakan jersey Persebaya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini dan sangat puas dengan musim yang telah kami jalani,” lanjutnya.
Raickovic juga menyoroti peran suporter dalam kariernya. “Ucapan terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita. Semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini begitu istimewa. Bermain di hadapan kalian adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Persebaya layak meraih prestasi lebih baik di masa depan. “Persebaya adalah klub besar yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik. Saya yakin masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi untuk klub ini,” kata Milos.
Di akhir pesan, ia membuka kemungkinan pertemuan kembali. “Mungkin jalan kita akan bertemu lagi di masa depan. Salam, satu nyali, WANI!” tutupnya.
Raickovic, mantan pemain tim nasional Montenegro, menjadi pemain kunci Persebaya sepanjang Super League 2025/2026. Ia mencatatkan 33 penampilan dan menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak kedua di skuad Bajul Ijo, dengan total 2.618 menit. Kontribusinya membantu klub menutup musim di posisi keempat klasemen akhir dengan 58 poin.
Unggahan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Milos tidak akan lagi memakai jersey Persebaya pada musim depan. Dengan kata lain, ia menutup babak penting dalam kariernya di Indonesia, sekaligus menegaskan rasa terima kasihnya kepada suporter dan klub.
Perpisahan ini menyoroti betapa pentingnya dukungan suporter bagi pemain asing. Milos menegaskan bahwa energi dan loyalitas Bonek serta Bonita menjadi salah satu kenangan paling berkesan dalam perjalanan profesionalnya. Ia juga menunjukkan keyakinan pada masa depan klub, menegaskan bahwa Persebaya tetap menjadi klub besar yang layak meraih trofi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
