Mobil Koperasi Merah Putih Terguling di Banyumas

Rizki W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mobil Koperasi Merah Putih Terguling di Banyumas

Gambar atau konten salah?

Sebuah mobil operasional milik Koperasi Desa Merah Putih mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Banyumas pada Jumat siang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Ajibarang-Bumiayu, tepatnya sekitar 200 meter di selatan Pertigaan Ciberung, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang. Waktu kejadian sekitar pukul 12.30 WIB. Tidak sampai sepuluh menit kemudian, laporan masuk ke Posda Ajibarang pada pukul 12.40 WIB.

Mobil yang terlibat adalah kendaraan Mahindra milik Koperasi Merah Putih dengan nomor polisi B-9636-XPY. Kendaraan itu melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang. Dugaan sementara, pengemudi mengantuk. Mobil kemudian oleng ke kanan, masuk ke dalam selokan, dan terguling. Kedalaman selokan sekitar tiga meter.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan kronologis kejadian. "Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan oleng ke kanan diduga karena pengemudi mengantuk, kemudian masuk dan terguling ke dalam selokan sedalam kurang lebih 3 meter sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal," kata Metri saat dimintai keterangan pada Jumat, 10 Juli 2026.

Pengemudi berinisial DD, seorang pria berusia 44 tahun. Ia warga Dusun Palemitan, Situraja, Kabupaten Sumedang. Akibat kecelakaan, DD mengalami luka ringan. Lukanya berupa lecet pada tangan kiri. Korban dalam kondisi sadar dan menjalani rawat jalan.

"Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian ini. Pengemudi hanya mengalami luka ringan," ujar Metri.

Meski tidak ada korban jiwa, mobil mengalami kerusakan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta. Angka itu berdasarkan perkiraan awal dari petugas di lapangan.

Metri mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati. Ia menekankan agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Kondisi seperti itu, menurutnya, bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Kecelakaan tunggal seperti ini sebenarnya bisa dicegah. Faktor kelelahan dan kantuk masih menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya. Pengemudi sebaiknya beristirahat jika merasa lelah, daripada memaksakan diri dan berujung celaka.

kecelakaan tunggalmobil operasionalkoperasi desa merah putihpengemudi mengantukBanyumaskerugian materialrawat jalan

Komentar

Memuat komentar...