Mobil Terparkir Berbulan-Bulan di Bandung, Dishub Turun Tangan

Ani R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mobil Terparkir Berbulan-Bulan di Bandung, Dishub Turun Tangan

Gambar atau konten salah?

Sebuah mobil Nissan Grand Livina berwarna silver di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan karena modelnya yang mewah, melainkan karena sudah berbulan-bulan terparkir di tempat yang sama tanpa ada yang mengurusnya.

Mobil itu terparkir di antara trotoar yang menjadi akses masuk ke sebuah lahan kosong. Lahan tersebut ditutup seng berwarna hijau, kuning, dan biru. Lokasinya tidak jauh dari kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung.

Berdasarkan pantauan pada Minggu, 5 Juli 2026, mobil silver itu terparkir di jalur yang mengarah dari Gedung Sate menuju Ujungberung. Kondisinya memprihatinkan. Debu tebal menempel di mana-mana. Tak ada tanda-tanda perawatan dalam waktu lama.

Ban depan sebelah kiri sudah kempis. Kaca depan retak. Bumper kendaraan juga rusak. Semua bagian mobil menunjukkan tanda-tanda penelantaran.

Hendra, warga sekitar, mengatakan mobil itu sudah terparkir berbulan-bulan. Pemiliknya tak pernah terlihat merawat atau memindahkannya secara permanen.

"Udah berbulan-bulan itu mah, a. Kadang di sini parkirnya, kadang di sana. Pindah-pindah terus posisinya," kata Hendra.

Ia tidak tahu siapa pemilik mobil Nissan Grand Livina itu. Tapi menurutnya, kendaraan itu seharusnya bisa ditertibkan. Sebab, keberadaannya mengganggu kenyamanan, terutama bagi pejalan kaki.

"Ya gitu deh, a. Makanya kalau punya mobil, garasinya juga harus disiapin. Lihat sekarang, kayaknya mah itu mogok mobilnya, tapi yang punya bingung mau disimpan di mana," ucapnya.

"Kalau saya pribadi sih mending ada yang nertibin. Ganggu banget pastinya sama yang jalan kaki, apalagi sampe nutup trotoar begitu mobilnya juga," pungkasnya.

Mobil itu terparkir di antara trotoar yang menjadi akses masuk lahan yang sudah ditutup seng warna hijau, kuning, dan biru. Lokasinya tak jauh dari kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung.

Ban depan sebelah kiri mobil sudah kempis dan tak bisa digunakan lagi. Kaca depan retak. Bumper kendaraan juga ikut rusak. Debu memenuhi seluruh bagian mobil setelah lama tak mendapat perawatan.

Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Ketertiban Transportasi pada Bidang Pengendalian dan Ketertiban (Dalops) Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, mengatakan akan segera menelusuri mobil tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk menindaklanjuti temuan ini.

"Nanti kami telusuri dulu siapa pemiliknya, kami akan koordinasi dengan kewilayahan," ujar Ulloh Abdulloh saat dikonfirmasi.

Hendra mengaku tak tahu siapa pemilik mobil Nissan Grand Livina itu. Namun menurutnya, kendaraan tersebut seharusnya bisa ditertibkan lantaran mengganggu kenyamanan, terutama bagi pejalan kaki.

"Kalau saya pribadi sih mending ada yang nertibin. Ganggu banget pastinya sama yang jalan kaki, apalagi sampe nutup trotoar begitu mobilnya juga," pungkasnya.

Mobil yang terparkir di Jalan PHH Mustofa ini menjadi contoh kecil dari masalah parkir liar yang kerap terjadi di kota-kota besar. Kendaraan yang ditinggalkan begitu saja bukan hanya mengganggu pemandangan, tapi juga menghalangi akses pejalan kaki. Dalam kasus ini, mobil menutupi trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi orang yang berjalan kaki.

Dishub Kota Bandung berjanji akan menelusuri pemilik kendaraan. Setelah itu, mereka akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk menindaklanjuti. Langkah ini diharapkan bisa mengembalikan fungsi trotoar dan memberikan kenyamanan bagi warga sekitar.

mobil terlantarNissan Grand LivinaBandungtrotoarparkir liarDishubpenertiban

Komentar

Memuat komentar...