Mural HUT 99 Persebaya: Sosok Tanpa Wajah Jadi Sorotan
Gambar atau konten salah?
Mural Hari Ulang Tahun ke-99 Persebaya menempati gardu listrik di Jalan Mayjen Jonosewojo, tepat di depan BCA Bukit Darmo, Surabaya. Lukisan ini langsung menarik mata banyak orang ketika diluncurkan.
Di dalam mural, terlihat deretan permainan Persebaya, anak-anak yang bermain sepak bola, dan ikon kota Surabaya. Namun, di antara semua gambar itu, satu sosok misterius menonjol. Wajahnya belum terlihat jelas, seolah belum selesai digambar.
Menurut seniman mural, Lukman, bagian wajah yang kosong itu memang disengaja. Ia menjelaskan bahwa figur tanpa wajah tersebut adalah bagian dari konsep yang sudah disiapkan untuk memberikan kejutan kepada suporter.
“Itu memang dibuat kejutan. Untuk salah satu pemainnya itu kan ada yang belum selesai. Itu memang dibuat kejutan karena akan ada pemain baru di Persebaya,” ungkap Lukman, Jumat, 5 Juni 2026.
Setelah pernyataan tersebut, spekulasi langsung mengalir di kalangan suporter. Banyak yang menebak siapa pemain baru yang akan menggantikan figur tersebut, terutama karena Persebaya sedang menyiapkan beberapa nama pemain baru menjelang musim 2026/2027.
Meski terlibat langsung dalam pembuatan mural, Lukman mengaku tidak mengetahui identitas pemain yang dimaksud. Ia hanya mengikuti konsep yang sudah disepakati bersama pihak klub.
“Saya juga enggak tahu calon pemainnya besok itu siapa. Saya juga enggak tahu juga. Enggak dikasih tahu juga sama ofisial,” ujarnya.
Proses pengerjaan mural melibatkan delapan seniman dan memakan waktu sekitar sembilan hari. Konsep dasarnya berasal dari manajemen Persebaya, sementara seniman diberi ruang untuk mengembangkan visual yang ditampilkan.
“Oh iya, ada request dari manajemen. Tapi kita mengimprovisasi,” kata Lukman.
Keberadaan sosok misterius kini menjadi daya tarik utama dalam mural HUT ke-99 Persebaya. Sejumlah suporter bahkan mulai menebak-nebak siapa pemain yang nantinya akan mengisi figur tersebut.
Secara keseluruhan, mural ini tidak hanya merayakan sejarah klub, tetapi juga menyiapkan sorotan pada masa depan. Dengan kombinasi seni dan strategi pemasaran, Persebaya berhasil menciptakan buzz di kalangan penggemar, sekaligus memicu antisipasi terhadap pemain baru yang akan bergabung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
