Nanik S Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional Indonesia

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 177 dibaca
Bisik.id
Nanik S Deyang Jadi Kepala Badan Gizi Nasional Indonesia

Gambar atau konten salah?

02 Juni 2026Nanik S Deyang resmi diumumkan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pengganti Dadan Hindayana. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Prasetyo menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada masukan luas. “Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian‑kementerian terkait, maupun dari masyarakat termasuk dari penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional,” ujarnya pada 03 Juni 2026.

Langkah ini diharapkan menjadi evaluasi mendalam dan upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Nanik akan memimpin program yang memberi makanan bergizi secara gratis kepada keluarga yang membutuhkan.

Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 03 Januari 1968. Ia menempuh pendidikan di Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Biologi. Setelah lulus, Nanik memulai kariernya di dunia jurnalistik.

Ia pernah menjadi wartawati di tabloid Bangkit dan bekerja di kelompok media Kompas Gramedia. Selanjutnya, ia memimpin Kelompok Media Peluang (KMP). Di bidang publikasi, Nanik pernah menjabat sebagai Pemimpin Umum percetakan majalah Femme dan Direktur Utama tabloid Info Kecantikan.

Peranannya tidak berhenti di sana. Ia juga menjadi Komisaris di beberapa tabloid, termasuk Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic. Pengalaman ini menambah keahliannya dalam manajemen media.

Selain itu, Nanik aktif dalam kegiatan sosial. Ia dipilih sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang didirikan oleh Presiden Prabowo. Pada pemilihan presiden 2019, Nanik berada di barisan pendukung Prabowo‑Sandi dan menjabat Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur.

Di tahun 2024, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Namun, setelah beberapa waktu, ia diberhentikan secara hormat untuk mengemban jabatan baru. Selanjutnya, Nanik menjadi Wakil Kepala BGN, bertanggung jawab atas bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Pengalaman luas Nanik di media, pemerintahan, dan sektor korporat juga terlihat ketika ia ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Kini, ia menempati posisi tertinggi di BGN, menggantikan Dadan Hindayana.

Dengan latar belakang yang beragam, Nanik diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam program gizi nasional. Perubahan ini menandai langkah pemerintah untuk terus menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan masyarakat.

Nanik S DeyangBadan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisPrabowoPT PertaminaKompas Gramedia

Komentar

Memuat komentar...