Napoli Kalah 0-2 dari Lazio, Inter Pimpin Liga Italia

Rini S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Napoli Kalah 0-2 dari Lazio, Inter Pimpin Liga Italia

Gambar atau konten salah?

Napoli menghadapi Lazio di Stadio Diego Armando Maradona pada Sabtu, 18 April 2026. Dalam laga yang berlangsung 90 menit, kiper Napoli tidak dapat menembak ke gawang. Hasil akhir 0-2 membuat tim ini gagal mencetak gol.

Gol pertama datang dari Matteo Cancellieri, sementara gol kedua datang dari Toma Basic. Kemenangan ini menempatkan Napoli di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 66 poin dari 33 pertandingan, 12 poin tertinggal dari Inter Milan di puncak. Selain itu, Napoli tidak berhasil memperluas jarak tiga poin dari AC Milan di urutan ketiga.

Skor ini memberi Inter Milan kesempatan lebih besar untuk mengamankan gelar scudetto pekan depan. Inter masih memiliki lima pertandingan tersisa. Jika Napoli gagal mengalahkan Cremonese di kandang pada Jumat berikutnya, dan Inter menang melawan Torino dua hari kemudian, Inter dapat mengunci juara.

Walaupun skenario tersebut tidak terwujud, Inter tetap dapat memastikan gelar saat menjuarai Parma pada 4 Mei 2026. Keberhasilan ini disebabkan oleh konsistensi Inter sepanjang musim. Meskipun sempat kesulitan di awal musim, Inter menjadi pemimpin klasemen selama 21 pekan. Napoli hanya memimpin tujuh pekan, Milan empat pekan, dan AS Roma satu pekan.

Inter mengalami periode negatif bulan lalu setelah gagal menang di tiga pertandingan terakhir. Namun, mereka berhasil mengalahkan tiga lawan berikutnya. Sementara Napoli hanya mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Milan, di sisi lain, mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.

Dengan hasil ini, Inter Milan berada pada posisi yang kuat untuk meraih gelar. Napoli harus memperbaiki performa mereka agar dapat menutup selisih poin yang masih cukup signifikan. Inter, jika terus mempertahankan konsistensi, dapat menutup musim dengan gelar scudetto.

NapoliLazioInter MilanLiga ItaliaScudettoDiego Armando MaradonaParma

Komentar

Memuat komentar...