NF Academy Buka Kelas Data Cleaning Online 23‑24 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Punya data segudang tapi malah pusing duluan sebelum dianalisis? Tenang, kamu nggak sendirian kok. Banyak orang yang stuck di tahap ini bukan karena nggak pintar, tapi karena nggak tahu cara yang paling efisien.
Untuk membantu, NF Academy menawarkan "Persiapan dan Perapihan Data (Data Cleaning)" yang dirancang khusus agar proses pembersihan data tidak bikin kepala pusing. Kelas ini tidak memerlukan penulisan satu baris pun rumus atau script, sehingga cocok bagi yang belum mahir coding.
Materi yang dibahas sangat praktis. Mulai dari cara atasi sel kosong (missing value), membenarkan header yang bertumpuk, penyeragaman format penulisan yang kacau, hingga transformasi data seperti scaling dan un‑pivoting. Semua dilakukan secara langsung di lapangan, sehingga konsepnya langsung terpatri di pikiran.
Siapa yang bisa ikut? Kelas ini terbuka untuk mahasiswa, karyawan, dan siapa saja yang ingin meningkatkan skill data. Syaratnya simpel: cukup punya laptop dengan Excel 2016 ke atas dan koneksi internet.
Kapan dan di mana? Kelas ini berlangsung secara online pada Selasa‑Rabu, 23‑24 Juni 2026. Segera daftar sebelum kuotanya habis!
Dengan pendekatan langsung praktik dan materi yang relevan, kelas ini memberi solusi bagi mereka yang merasa kewalahan saat membersihkan data. Ini adalah kesempatan untuk belajar teknik dasar data cleaning tanpa harus menguasai bahasa pemrograman terlebih dahulu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
