Nursi 16 Tahun Jadi Mahasiswa Termuda Unair via SNBP 2026

Guntur P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Nursi 16 Tahun Jadi Mahasiswa Termuda Unair via SNBP 2026

Gambar atau konten salah?

Nursi Ayu Dwi Ullitasari, seorang pelajar berusia 16 tahun, baru saja diumumkan sebagai salah satu mahasiswa baru termuda di Universitas Airlangga (Unair). Seleksi yang menempatkannya di sana adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

“Saya sangat senang karena dapat lolos di kampus yang saya impikan sejak lama, terutama ketika umur saya yang masih terbilang cukup muda,” ucap Nursi, dikutip dari laman Unair (02 April 2026).

Sebelum masuk Unair, Nursi sudah menorehkan prestasi di tingkat sekolah. Ia merupakan peserta yang lolos dari MAS Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dan diterima di program studi D3 Perpajakan di Fakultas Vokasi Unair.

“Alasan saya memilih jurusan tersebut karena sesuai dengan potensi yang saya miliki,” jelas Nursi.

Perjalanan menuju SNBP tidak mudah. Ia harus konsisten dan rajin selama sekolah untuk mendapatkan nilai yang baik. Dukungan keluarga menjadi kunci kesuksesannya. “Saya ingin berterima kasih kepada keluarga karena berkat dukungan dan doanya sehingga saya bisa lolos di Unair,” tambahnya.

Prestasi di bidang ekonomi juga membantu Nursi. Ia pernah meraih juara 2 olimpiade akuntansi dan juara 3 olimpiade ekonomi tingkat nasional. Sejak kelas 10, sekolahnya mengarahkan Nursi untuk meraih prestasi di bidang ekonomi.

“Selain itu, sejak kelas 10 saya diarahkan oleh sekolah untuk meraih prestasi di bidang ekonomi. Terdapat program intensif belajar juga dari sekolah, yakni daurah. Program ini dilaksanakan mulai pukul delapan hingga sepuluh malam untuk membahas materi dan soal untuk UTBK atau TKA,” jelas Nursi.

Nursi juga menekankan strategi belajar yang ia anggap efektif. Ia menekankan pentingnya merangkum materi. “Dalam meraih prestasi tersebut, saya memiliki strategi belajar tersendiri, yakni merangkum. Saya konsisten belajar setiap hari sebelum tidur dan sebelum subuh,” ungkapnya.

“Selain itu, saya juga rutin mengikuti kegiatan pembelajaran daurah di pondok. Hal ini saya lakukan untuk meningkatkan daya ingat mengenai suatu materi,” tambah Nursi.

Ia mengajak teman-teman yang sedang menempuh Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk tetap semangat. “Bagi teman‑teman yang saat ini berjuang untuk SNBT, harus tetap semangat dan jangan pernah menyerah untuk selalu mencoba. Kita semua sama‑sama saling berproses dengan satu tujuan yang sama, hanya prosesnya saja yang berbeda,” sampaikan Nursi.

Dengan latar belakang pendidikan yang cepat, Nursi masuk SD sebelum usianya genap enam tahun, kemudian menempuh program akselerasi di SMP dan SMA. Keberhasilannya menunjukkan bahwa usia tidak menjadi penghalang jika didukung tekad, strategi belajar, dan dukungan keluarga.

Nursi Ayu Dwi UllitasariUniversitas AirlanggaSeleksi Nasional Berdasarkan PrestasiPerpajakanStrategi BelajarOlimpiade AkuntansiDaurahDukungan Keluarga

Komentar

Memuat komentar...