OKI Siapkan Peningkatan Status Siaga Karhutla 11 April

Nita W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
OKI Siapkan Peningkatan Status Siaga Karhutla 11 April

Gambar atau konten salah?

Ogan Komering Ilir (OKI) sedang menyiapkan peningkatan status siaga bencana karhutla. Pemerintah daerah menargetkan langkah ini segera dilaksanakan agar penanganan kebakaran lebih efektif.

Nova Triyussanto, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI, mengungkapkan bahwa proses administrasi hampir selesai. “Kami sedang proses untuk menaikkan status siaga karhutla. Draf-nya sudah ada, tinggal menunggu tanda tangan Pak Bupati,” jelas Nova pada Selasa, 07 April 2026. Ia menambahkan rencana resmi akan segera ditetapkan oleh Pemkab OKI. “Kemungkinan tanggal 11 April nanti sudah ditetapkan, tapi kita tetap menunggu Pak Bupati untuk menandatanganinya,” ujarnya.

Dengan status siaga, pihak terkait diharapkan dapat melakukan upaya kesiapsiagaan, pencegahan, dan penanggulangan secara maksimal. Hal ini penting mengingat potensi karhutla yang sering terjadi di wilayah tersebut. Data menunjukkan bahwa OKI memiliki area karhutla terluas di Sumatera Selatan, dengan 1.361,9 hektare lahan terbakar. Rinciannya, 333,4 hektare lahan gambut terbakar, sementara 1.028,5 hektare lahan mineral juga terbakar.

Karhutla di OKI menjadi perhatian utama karena banyak wilayah rawan, khususnya di area lahan gambut yang mudah terbakar. Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan menyebut OKI sebagai daerah paling rawan karhutla. “Ada 12 daerah rawan karhutla, OKI menjadi salah satunya,” katanya. Ia menegaskan bahwa Pemprov Sumatera Selatan berencana menaikkan status siaga sebelum apel siaga 22 April 2026. Namun, ia juga menyoroti bahwa dua syarat harus terpenuhi sebelum penetapan siaga karhutla.

Kita mendorong kabupaten/kota yang termasuk wilayah eawan untuk segera menaikkan status siaga karhutla,” tambahnya. Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan daerah secara lebih baik menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Perkembangan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, sekaligus menegaskan pentingnya koordinasi antara lembaga terkait dalam menghadapi risiko karhutla di Sumatera Selatan.

KarhutlaOgan Komering IlirBPBD OKIstatus siagaSumatera Selatanlahan gambutkesiapsiagaan

Komentar

Memuat komentar...