OpenAI Hentikan Sora, Aplikasi Video AI Berakhir
Gambar atau konten salah?
OpenAI mengumumkan penghentian aplikasi Sora, platform video berbasis AI yang menyerupai TikTok, pada 25 Maret 2026. Aplikasi ini hanya aktif enam bulan sejak diluncurkan. Dalam pengumuman di X, perusahaan tidak menyebut alasan spesifik mengapa Sora dimatikan maupun kapan layanan akan dihentikan secara resmi.
“Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang telah berkarya dengan Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekelilingnya: terima kasih,” tulis OpenAI. Ia melanjutkan, “Apa yang Anda buat di Sora penting, dan kami tahu kabar ini mengecewakan. Kami akan membagikan lebih banyak informasi secepatnya, termasuk jadwal untuk aplikasi dan API serta detail untuk menyimpan karya Anda.”
Sora memungkinkan pengguna membuat video dengan bantuan AI, memodifikasi video yang dibuat orang lain, dan mengunggahnya ke feed sosial. Setelah peluncuran, aplikasi ini langsung masuk ke daftar aplikasi teratas Apple App Store. Menurut data Appfigure, jumlah download mencapai puncak pada 1 November 2025 dengan total sekitar 3 332 200 di App Store dan Google Play Store.
Namun pertumbuhan tersebut tidak bertahan. Pada 1 Februari 2026, jumlah download turun menjadi 1 128 700, angka yang sangat kecil dibandingkan 900 juta pengguna aktif mingguan ChatGPT. Penurunan ini menandai perubahan arah bagi OpenAI.
Tak lama setelah Sora diluncurkan, Disney mengumumkan investasi sebesar USD 1 miliar di OpenAI dan rencana lisensi karakter untuk pengguna Sora. Rencana tersebut tidak pernah terealisasi setelah penghentian aplikasi. Juru bicara Disney menyatakan, “Kami menghargai kolaborasi konstruktif antara tim kami dan apa yang telah kami pelajari darinya, dan kami akan terus berinteraksi dengan platform AI untuk menemukan cara baru untuk menjangkau pengguna sambil merangkul teknologi baru yang menghormati kekayaan intelektual dan hak-hak kreator.”
Walaupun Sora sudah dimatikan, OpenAI tidak sepenuhnya keluar dari bisnis video generation. Model Sora 2 masih dapat diakses, namun hanya tersedia bagi pelanggan berbayar ChatGPT. Ini menunjukkan bahwa perusahaan masih mempertahankan beberapa layanan berbasis AI video, meski dalam bentuk yang lebih terbatas.
Penghentian Sora menandai langkah strategis OpenAI untuk menyesuaikan fokusnya. Dengan menurunnya minat pengguna dan rencana investasi Disney yang tidak terwujud, perusahaan memilih untuk mengalihkan sumber daya ke area lain. Meskipun demikian, keberadaan Sora 2 bagi pelanggan berbayar menunjukkan komitmen OpenAI untuk tetap menyediakan solusi AI video bagi segmen tertentu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026