Panduan Pilih Hewan Kurban: Kriteria Kesehatan dan Usia
Gambar atau konten salah?
Ibadah kurban memiliki nilai spiritual yang tinggi dalam Islam. Oleh karena itu, umat muslim sangat memperhatikan cara memilih hewan kurban yang sesuai syariat agar ibadah dapat diterima dan memberikan manfaat maksimal.
Berbagai hadits menjadi pedoman utama dalam memilih hewan kurban. Salah satu hadits yang sering dijadikan rujukan adalah:
عَنْ َأبِي هُرَيْرَةَ: َأنَّ رَسُوْل اللهِ صلى الله عليه وسلم قال : مَنْ كَانَ لهُ سَعَة وَلمْ يَضَحْ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا (رواه احمد وابن ماجه
Artinya : "Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: ..."
Selain hadits tersebut, terdapat hadits lain yang menekankan pentingnya memilih hewan kurban dengan hati-hati:
يَا يُّهَاالنَّاسُ اِنَّ عَلى كُل أهْلِ بَيْتٍ في كلِّ عَامٍ أُضْحِيَّة
Artinya : "Hai manusia, sesungguhnya atas tiap-tiap ahli rumah pada tiap-tiap tahun disunatkan berkurban," (HR Abu Dawud)
Hadits lain yang sering dikutip adalah:
أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي الْأَضَاحِيِّ فَقَالَ الْعَوْرَةُ بَيِّنٌ عَوْرُهَا وَالْمَرِيضَةُ بَيِّنٌ مَرَضُهَا وَالْعَرْجَاءُ بَيِّنٌ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تَنْقَى
Artinya, "Ada empat macam hewan yang tidak sah dijadikan hewan kurban, "(1) yang (matanya) jelas-jelas buta (picek), (2) yang (fisiknya) jelas-jelas dalam keadaan sakit, (3) yang (kakinya) jelas-jelas pincang, dan (4) yang (badannya) kurus lagi tak berlemak." (Hadits Hasan Shahih, riwayat al‑Tirmidzi: 1417 dan Abu Dawud: 2420).
Dan ada pula hadits yang menekankan usia hewan:
لَا تَذْبَحُوا إِلَّا مُسِنَّةً
Artinya: "Janganlah kalian menyembelih kecuali hewan yang cukup umur." (HR. Muslim)
Berikut adalah enam kriteria utama yang harus diperhatikan ketika memilih hewan kurban:
- Pastikan Hewan Sehat Secara Fisik
- Hewan Tidak Memiliki Cacat
- Hewan Tidak Kurus dan Tidak Memiliki Nafsu Makan yang Berlebihan
- Pastikan Usia Hewan Sudah Cukup
- Pastikan Memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)
- Beli di Tempat Resmi atau Peternak Terpercaya
Pastikan Hewan Sehat Secara Fisik berarti memeriksa kondisi mata, bulu, dan kulit hewan. Hewan kurban yang sehat biasanya memiliki mata cerah, bulu bersih, dan kulit tanpa luka. Kondisi ini menunjukkan bahwa hewan tersebut aktif dan responsif terhadap lingkungan sekitar, sehingga lebih layak untuk disembelih.
Hewan Tidak Memiliki Cacat mengacu pada tidak adanya cacat yang jelas pada tubuh hewan. Dalam hadits, disebutkan bahwa hewan yang memiliki cacat seperti buta, sakit fisik, pincang, atau kurus tidak sah dijadikan kurban. Oleh karena itu, pemilihan hewan harus menghindari cacat-cacat tersebut untuk memastikan kehalalan ibadah.
Hewan Tidak Kurus dan Tidak Memiliki Nafsu Makan yang Berlebihan menekankan bahwa hewan kurban tidak boleh terlalu kurus maupun terlalu gemuk. Hewan yang terlalu kurus dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi yang menyembelih, sementara hewan yang terlalu gemuk dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen. Keseimbangan tubuh menjadi kriteria penting dalam memilih hewan kurban.
Pastikan Usia Hewan Sudah Cukup adalah syarat yang diambil dari hadits yang menyebutkan bahwa kambing atau domba harus minimal satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal dua tahun. Usia yang cukup memastikan bahwa hewan telah berkembang dengan baik dan memiliki kualitas daging yang layak.
Pastikan Memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) adalah dokumen yang menunjukkan bahwa hewan telah diperiksa dan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). SKKH menjadi bukti bahwa hewan kurban aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia.
Beli di Tempat Resmi atau Peternak Terpercaya sangat dianjurkan. Tempat penjualan yang diawasi pemerintah atau dokter hewan biasanya memiliki standar kesehatan yang lebih ketat. Menurut pakar dari Universitas Gadjah Mada, hewan yang dijual di tempat terpercaya cenderung lebih terkontrol kesehatannya dan aman untuk disembelih.
Dengan memperhatikan keenam kriteria tersebut, umat muslim dapat memastikan bahwa ibadah kurban mereka sah secara agama dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga dan masyarakat. Pemilihan hewan kurban yang tepat juga membantu menjaga kesehatan dan keamanan pangan bagi yang menerima daging kurban.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker. Dengan mengikuti pedoman di atas, ibadah kurban dapat dilakukan dengan penuh kesadaran dan kepatuhan terhadap syariat Islam, sehingga dapat diterima dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
