Pasporgate: Nathan Kembali, Willem II Kuasai Empat Besar
Gambar atau konten salah?
Kasus paspoortgate yang mengguncang sepakbola Belanda pada akhir Maret 2026 memaksa banyak pemain berketurunan Indonesia, Suriname, dan Cape Verde untuk menunda debutnya di klub masing‑masing.
Semua bermula ketika NAC Breda menolak kehadiran Dean James, pemain naturalisasi Timnas Indonesia, setelah timnya kalah 6-0 di Go Ahead Eagles. NAC menuduh James tidak layak bermain karena status kewarganegaraannya dan melaporkan masalah ini ke Federasi Sepakbola Belanda (KNVB).
KNVB menilai tidak ada pelanggaran dalam laporan NAC. Tidak ada hukuman yang dijatuhkan, dan para pemain diizinkan kembali bermain. Dari 25 pemain yang terdampak, termasuk Nathan Tjoe‑A‑On, semuanya diparkir klubnya sampai kasus selesai.
Berita positif dari KNVB membuat Nathan kembali dipanggil ke skuad Willem II Tilburg. Ia sempat tidak bermain dua laga pertama April 2026, namun setelah keputusan KNVB, ia langsung dimasukkan ke lini depan.
Di laga 12 April 2026, Willem II mengalahkan Almere City 2-1. Nathan tampil penuh, mencatat tiga sapuan dan empat merebut bola. Ia memenangkan lima dari delapan duel perebutan bola dan menerima satu kartu kuning.
“Passie, Strijd & Leeuwenmoed!” kata akun resmi Willem II. Kemenangan ini mengamankan posisi Willem II di empat besar Eerste Divisie, melewati babak play‑off pertama menuju promosi ke Eredivisie.
Kasus paspoortgate menunjukkan bagaimana isu kewarganegaraan dapat memengaruhi karier pemain. Meskipun Nathan sempat terhenti, keputusan KNVB memungkinkan ia kembali beraksi dan membantu timnya meraih posisi teratas di liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
