Patung Messi 21 Meter di Kolkata Berpotensi Dibongkar
Gambar atau konten salah?
Patung Lionel Messi setinggi 21 meter di kota Kolkata, Benggala Barat, India kini menghadapi risiko dibongkar. Patung berwarna emas, yang menggambarkan pemain sepakbola Argentina mengangkat trofi Piala Dunia, mulai bergoyang ketika angin bertiup kuat.
Warga setempat melaporkan ketidaknyamanan akibat getaran patung tersebut. Seorang insinyur dari Departemen Pekerjaan Umum segera melakukan inspeksi. Setelah menilai kondisi, pihak berwenang memerintahkan pemindahan dan relokasi patung.
“Patung legenda sepakbola Argentina ditemukan tidak aman,” kata anggota dewan negara bagian Benggala Barat, Sharadwat Mukherjee, sebagaimana dilaporkan BBC. Ia menambahkan, “Kami memperhatikan bahwa patung tersebut bergoyang tertiup angin.”
Mukherjee menjelaskan bahwa letak patung—dekat jalan raya ramai dan jalur kereta bawah tanah—membuat pemindahan lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Meski demikian, pemerintah setempat berencana memindahkan patung Messi sesegera mungkin.
Untuk sementara, langkah pengamanan diambil dengan mengikat tali nilon berkekuatan tinggi pada patung. Barikade juga dipasang agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi.
Patung tersebut diresmikan pada Desember 2025, seiring kunjungan La Pulga ke India dalam rangkaian ‘G.O.A.T. India Tour’. Momen peresmian menandai awal penghormatan terhadap karier Messi di tanah India.
Secara keseluruhan, situasi ini menyoroti tantangan menjaga struktur monumental di area publik yang padat. Pemerintah berusaha menyeimbangkan keamanan publik dengan apresiasi terhadap ikon sepakbola global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
