Pelatih Norwegia Kritik Keputusan FIFA soal Balogun
Gambar atau konten salah?
Kritik terhadap keputusan FIFA soal Folarin Balogun semakin memanas. Pelatih timnas Norwegia, Stale Solbakken, ikut angkat bicara. Ia menilai keputusan badan sepak bola dunia itu sangat keras dan bisa berdampak buruk.
FIFA sebelumnya menangguhkan hukuman larangan bermain satu pertandingan untuk striker Amerika Serikat tersebut. Solbakken menganggap langkah ini berbahaya. Menurutnya, keputusan itu bisa merusak integritas Piala Dunia secara keseluruhan.
"Ini akan membayangi Amerika Serikat jika mereka berhasil mengalahkan Belgia," ujar Solbakken. Ia khawatir kontroversi ini justru akan mengikuti tim AS sepanjang turnamen. Keputusan FIFA dinilai tidak konsisten dan menimbulkan tanda tanya besar.
Kontroversi Balogun sendiri sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu. Striker yang membela timnas AS itu sempat terlibat dalam insiden yang membuatnya dijatuhi sanksi. Namun FIFA memutuskan untuk menunda penerapan hukuman tersebut.
Solbakken bukan satu-satunya yang kritis. Sejumlah pihak sebelumnya juga mempertanyakan langkah FIFA. Integritas kompetisi menjadi sorotan utama dalam kasus ini.
Jika AS menang atas Belgia, Balogun bisa kembali bermain di laga berikutnya. Namun bayang-bayang kontroversi ini tetap akan menghantui. Keputusan FIFA justru menambah tekanan pada tim asuhan Gregg Berhalter tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
