Pelatihan Akuntansi Jasa: Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Usaha
Gambar atau konten salah?
Pengelolaan keuangan sering kali menjadi tantangan bagi pelaku bisnis jasa. Banyak dari mereka lebih fokus pada operasional dan menjalin hubungan dengan klien. Hal ini membuat pemilik usaha kesulitan dalam memantau arus kas dan menilai perkembangan bisnis. Oleh karena itu, memiliki sistem pencatatan yang baik sangat penting agar kondisi keuangan tetap terkontrol.
Penggunaan software akuntansi seperti Accurate dapat membantu proses pencatatan transaksi menjadi lebih teratur. Selain itu, Accurate juga memudahkan dalam menyusun laporan keuangan secara real-time. Dengan sistem yang rapi, pemilik usaha dapat lebih mudah memahami kondisi keuangan dan mengambil keputusan yang tepat.
Education Visionary Lab (EVL) bersama DetikEvent mengadakan program ACCURATE FOR SERVICE COMPANY, yang merupakan pelatihan akuntansi jasa berbasis Accurate. Program ini akan berlangsung secara online melalui Zoom pada 1-2 April 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.
Melalui pelatihan ini, peserta akan belajar cara mencatat transaksi usaha jasa dengan sistematis menggunakan Accurate. Dengan pencatatan yang tertata, laporan keuangan tidak akan terasa rumit dan usaha jasa dapat berkembang dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Ini adalah kesempatan yang tepat untuk membangun sistem pencatatan keuangan yang lebih profesional.
Daftar untuk mengikuti pelatihan ini dan tingkatkan pengelolaan keuangan bisnismu sekarang juga!
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
