Pelita Jaya Pasang Target Juara IBL 2026 dengan Pelatih Baru

Sinta R. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 133 dibaca
Bisik.id
Pelita Jaya Pasang Target Juara IBL 2026 dengan Pelatih Baru

Gambar atau konten salah?

  • Pelita Jaya Jakarta memasang target untuk menjadi juara IBL musim 2026. Keyakinan ini muncul setelah mereka merekrut David Singleton sebagai pelatih kepala.
  • Tim yang sudah mengoleksi empat gelar juara ini melakukan banyak perubahan menjelang musim baru.

Perombakan terjadi pada susunan pemain lokal. Pelita Jaya merekrut Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu sebagai pemain baru. Selain itu, ada dua pemain rookie, yaitu Candra Irawan dan Russell Nyoo.

Pemain-pemain baru ini menggantikan beberapa nama dari musim sebelumnya, termasuk Yesaya Saudale, Anthony Beane, Greans Tangkulung, Harits Prasidya, Nick Gosal, dan Abiyyu Ramadhan.

Di sektor pemain asing, Pelita Jaya kini diperkuat oleh Jeffree David Withey, Amorie Archibald, dan Darious Lee Moten. Dari ketiganya, hanya Withey yang dipertahankan dari musim sebelumnya.

Posisi pelatih juga berganti. PJ kini dipimpin oleh David Singleton, yang juga menjabat sebagai arsitek tim nasional bola basket Indonesia. Semua perubahan ini diharapkan membawa Pelita Jaya kembali meraih gelar juara di IBL 2026. Pada IBL 2025, Pelita Jaya harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Dewa United di babak final dalam sistem best of three.

Presiden Pelita Jaya, Andiko Purnomo, menyampaikan hal ini dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta, pada hari Kamis (8/1/2026). "Setiap tahun kami ada sesuatu yang baru dan beda untuk tujuan positif. Kami usung 'Nyalakan Pelitamu' karena kami semangat untuk mencapai tujuan," katanya.

Andiko menjelaskan bahwa mereka kini mengejar bintang kelima gelar juara nasional. "Kami rombak dan upgrade ujung-ujungnya untuk juara. Ada beberapa (pemain) lokal baru semuanya sesuai kebutuhan tim setelah diskusi dengan coach. Semua sistem, semua lini sampai non teknis kami perkuat sehingga tradisi juara terasa pada kami," tambahnya.

Ia juga menyoroti desain baru jersey yang mempertahankan warna dasar namun memiliki desain gigi balang. Desain ini disebut merepresentasikan ketegasan dan keberanian, sesuai dengan identitas mereka sebagai tim Jakarta yang sudah berdiri sejak 1988.

Kapten tim, Andakara Prastawa, menyatakan antusiasme terhadap pemain baru. Menurutnya, pemain-pemain yang didatangkan memiliki rekam jejak prestasi di tim masing-masing sebelumnya. "Excited karena banyak pemain baru. Mereka bisa membawa warna baru ke kami yang sebelumnya belum kami punya. Jadi apa yang mereka punya, yang bagus, mereka bawa ke kami. Itu hal baru yang membuat excited," ujar Andakara.

Andakara juga menyebut bahwa Febrianto Boyratan (Anto) dan Hendrick Xavi Yonga (Dede) baru kembali dari kamp pelatihan di Amerika Serikat dan tidak sabar untuk bertanding bersama Pelita Jaya musim ini.

Pemain lainnya, Muhamad Arighi, juga optimistis target juara IBL 2026 dapat tercapai. Ia melihat bahwa para pemain baru akan membawa dampak positif dan tim akan tampil berbeda. "Banyak perubahan di Pelita Jaya. Semuanya baik untuk kami. Kekurangan tahun lalu kami perbaiki. Dari pemain impor sampai lokal. Tim sekarang sangat fresh untuk menghadapi musim baru dengan sistem baru dari coach Dave yang berbeda. Kami akan berbeda dari tahun lalu," kata Arighi.

Ringkasan

Pelita Jaya Jakarta menargetkan gelar juara IBL 2026 setelah melakukan perombakan signifikan dalam susunan pemain dan pelatih, menunjuk David Singleton sebagai nakhoda baru. Tim mendatangkan sejumlah pemain lokal baru dan tiga pemain asing, dengan hanya Jeffree David Withey yang dipertahankan dari kuota impor musim lalu. Perubahan ini, menurut manajemen dan pemain, bertujuan untuk memperbaiki kekurangan musim sebelumnya dan mengamankan gelar juara nasional kelima.

Pelita Jaya JakartaIBL 2026David SingletonTarget JuaraPemain BaruUpgrade TimJersey Baru

Komentar

Memuat komentar...