Pemain Bola Lubangi Kaus Kaki, Bukan Sekadar Gaya
Gambar atau konten salah?
Pemain sepak bola modern sering melakukan hal yang terlihat aneh di lapangan. Salah satunya adalah melubangi kaos kaki bagian betis. Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Mason Holgate adalah beberapa nama yang melakukannya. Sekilas, penampilan ini terlihat tidak rapi dan compang-camping. Tapi ternyata, ini bukan sekadar gaya.
Menurut laporan dari The Athletic, modifikasi ini sebenarnya soal kenyamanan. Kaos kaki sepak bola modern terbuat dari poliester. Bahannya tidak mudah kendor dan menyerap banyak air. Namun, bahan ini juga terasa ketat dan membatasi gerakan pemain. Beberapa pemain percaya bahwa membuat lubang bisa mengurangi tekanan pada betis. Mereka yakin ini meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Risiko kram dan cedera pun dianggap berkurang.
Frank Nouble, mantan striker West Ham United, punya pandangan lain. Menurutnya, tindakan ini juga berdampak pada psikologi pemain. Melubangi kaos kaki dianggap sebagai cara mengekspresikan individualitas. Hal itu pada akhirnya memengaruhi performa di lapangan. "Anda terlihat bagus, Anda merasa bagus, Anda bermain bagus. Yang terpenting adalah merasa senyaman mungkin di lapangan," kata Nouble.
Namun, bagaimana pandangan profesional medis? Dr Raj Brar, fitness and movement coach dari 3CB Performance, mengatakan tidak ada bukti medis yang mendukung kebiasaan ini. "Salah satu cara medis untuk mengurangi tekanan pada betis adalah kebalikan dari membuat lubang di betis, yaitu dengan menggunakan kaus kaki kompresi bertekanan tinggi di antara pertandingan sebagai langkah pemulihan," jelasnya.
Dr Brar menambahkan, kaus kaki kompresi justru meningkatkan sirkulasi dan mengurangi pembengkakan. Efeknya tergantung pada tingkat tekanan atau kekencangan kaus kaki. Ia juga menekankan bahwa pemain sepak bola sudah cukup banyak menggerakkan otot betis mereka. Jadi, sebenarnya tidak perlu khawatir tentang sirkulasi dan pembengkakan yang menumpuk.
Ada faktor lain yang mungkin membuat pemain tidak nyaman. Beberapa merek kaos kaki merajut produk mereka dengan sangat rapat. Tujuannya untuk meningkatkan visibilitas dan kejelasan logo. Sayangnya, hal ini bisa berdampak pada kenyamanan pemain saat bermain.
Fenomena melubangi kaos kaki ini menunjukkan bagaimana pemain mencari cara untuk merasa nyaman di lapangan, meskipun tidak selalu didukung bukti medis. Mereka lebih mengandalkan perasaan pribadi dan pengalaman bermain. Psikologi dan kenyamanan individu ternyata memegang peranan penting dalam keputusan kecil seperti ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Messi Remaja: Patah Tulang dan Suntik Hormon Tiap Malam
Slow Jogging di Korea Selatan Viral, Lari Santai Bakar Kalori Ganda
Ronaldo dan Messi Cetak Sejarah Enam Piala Dunia
Tangisan Ronaldo: Bukan Lemah, tapi Sehat
Yoga Jadi Senjata Rahasia Inggris ke 16 Besar
Diet Ekstrem Bikin BB Turun 35 kg, Naik Lagi 50 kg
Berita Terbaru
Pemain Bola Lubangi Kaus Kaki, Bukan Sekadar Gaya
Prabowo-Modi Resmikan Restorasi Candi Prambanan
Arhan Pulang ke Persija, Rindu Ridho dan Witan
Sumur LLA-5 Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari, Lampaui Target
IPO Kedua 2026, BEI Catat Pencatatan Saham Baru
Diaspora Indonesia Rela Antre Satu Jam Demi Nasi Padang di Australia
Roy Keane Terpukau Comeback Dramatis Argentina