Tangisan Ronaldo: Bukan Lemah, tapi Sehat
Gambar atau konten salah?
Perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Portugal harus berakhir lebih awal. Pada babak 16 besar, Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Ronaldo dan rekan-rekannya.
Usai pertandingan, sebuah momen menyentuh hati terjadi. Ronaldo tidak bisa menahan air matanya. Ia menangis di depan kamera, menunjukkan bahwa bahkan atlet terbaik sekalipun tidak kebal dari rasa kecewa dan kesedihan yang mendalam. Ini adalah bukti bahwa tekanan di panggung terbesar sepak bola dunia bisa terasa sangat berat.
Ronaldo adalah pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Ia telah tampil di enam edisi turnamen, dimulai dari tahun 2006 hingga 2026. Tidak banyak pemain yang bisa mencapai rekor seperti itu. Namun, rekor tersebut tidak cukup untuk menghibur hatinya saat itu.
Bagi sebagian orang, menangis sering dianggap sebagai tanda kelemahan. Namun, dari sudut pandang medis, apa yang dilakukan Ronaldo justru merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat sehat. Menangis bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan atau disembunyikan.
Jenis-Jenis Air Mata
Menurut informasi dari Harvard Health, setidaknya ada tiga jenis air mata yang bisa diproduksi manusia. Pertama, air mata yang muncul karena refleks tubuh. Kedua, air mata basal yang selalu keluar dari mata untuk menjaga kelembapan. Ketiga, air mata yang keluar karena sentuhan emosional.
Fungsi dari setiap jenis air mata berbeda-beda. Air mata basal dan air mata refleks berfungsi sebagai pembersih kotoran seperti asap dan debu yang mengenai mata. Keduanya juga melumasi mata agar tetap lembab dan terlindungi dari infeksi.
Sementara itu, air mata emosional memiliki fungsi yang lebih kompleks. Air mata jenis ini mengeluarkan hormon stres dan racun dari dalam tubuh. Dengan mengeluarkannya, tubuh berpotensi mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan.
Air Mata Pelepas Stres
Kemungkinan besar, air mata yang dikeluarkan oleh Ronaldo adalah air mata emosional. Ini adalah bentuk respons tubuh setelah menerima kekecewaan yang begitu besar. Kekalahan di Piala Dunia tentu bukan hal yang mudah diterima.
Menangis adalah salah satu mekanisme terbaik untuk menenangkan diri. Ketika seseorang menangis, sistem saraf parasimpatis akan aktif. Sistem ini membantu tubuh untuk beristirahat dan mencerna apa yang baru saja terjadi.
Manfaat menangis memang tidak terlihat secara langsung. Seseorang mungkin perlu meneteskan air mata selama beberapa menit untuk merasakan efek ketenangan setelahnya. Namun, efek tersebut sangat nyata.
Selain itu, menangis juga bisa menghilangkan rasa sakit, baik secara fisik maupun emosional. Menangis dalam jangka waktu yang lama akan melepaskan hormon oksitosin dan opioid endogen, atau yang lebih dikenal sebagai endorfin. Zat kimia ini membuat perasaan nyaman dan bisa meringankan rasa sakit. Endorfin membuat tubuh seperti mengalami mati rasa, sedangkan oksitosin memberi rasa tenang atau nyaman.
Menangis juga menjadi cara untuk mengkomunikasikan bahwa seseorang membutuhkan dukungan. Orang-orang terdekat biasanya akan menyadarinya dan memberikan dukungan mental. Dukungan ini akan menimbulkan rasa nyaman dan dapat lebih cepat mengembalikan suasana hati menjadi normal, serta mengusir rasa sedih yang sebelumnya datang.
Air mata Ronaldo bukanlah tanda kelemahan. Itu adalah respons alami tubuh terhadap tekanan dan kekecewaan. Dari perspektif kesehatan, menangis justru membantu seseorang untuk pulih lebih cepat dari stres emosional. Ini adalah mekanisme yang sehat dan manusiawi, bahkan untuk seorang atlet sekaliber Cristiano Ronaldo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Yoga Jadi Senjata Rahasia Inggris ke 16 Besar
Diet Ekstrem Bikin BB Turun 35 kg, Naik Lagi 50 kg
Inggris Kalahkan Meksiko 3-2, Kemenangan Mahal di Ketinggian
Rahasia Fisik Haaland: Latihan Ekstrem dan 6.000 Kalori Sehari
Rahasia Sehat Irwan Hidayat di Usia 79 Tahun
Psikolog: Relaksasi Otot Redakan Stres dan Marah
Berita Terbaru
Infantino Akui Trump Telepon Soal Kartu Merah Balogun
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Paling Terdampak
Waspada 'Phone Body': Postur Tubuh Berubah Akibat Ponsel
Renungan Katolik: Percaya pada Tuhan sebagai Perisai Hidup
Tiga Kobra Jawa Super Jumbo Dievakuasi dari Rumah Warga Klaten
USU Buka Pendaftaran Mandiri Hingga 12 Juli 2026
Adecco Rilis Panduan Gaji 2026 untuk 10 Sektor
