Penggemar Man City Viral, Arsenal Balas Botol Air Bersama
Gambar atau konten salah?
Sejak akhir musim Premier League 2025/2026, Arsenal telah menorehkan kemenangan juara, sementara Manchester City menempati posisi runner‑up. Meskipun liga sudah selesai, ketegangan antara suporter kedua tim belum mereda.
Di tengah persaingan sengit, seorang penggemar Manchester City bernama Tel Rehman menarik perhatian publik ketika ia meminum botol air bergambar Arsenal. Foto tersebut menjadi viral, lalu dua pemain kunci Arsenal—Eberechi Eze dan Gabriel—mengunggah gambar Rehman di akun media sosial masing‑masing. Kegiatan ini membuat Rehman kembali menjadi sorotan media.
Rehman tidak menunggu lama untuk membalas. Setelah Arsenal kalah di final Liga Champions pada 31 Mei 2026, mereka gagal mengeksekusi penalti melawan Paris Saint‑Germain di Puskas Arena pada dini hari. Sepak kedua pemain tersebut melenceng, sehingga Arsenal kalah 3-4 dan tidak dapat meraih gelar.
Usai kekalahan itu, video Rehman yang menyindir Eze dan Gabriel langsung menjadi viral. Ia menantang kedua pemain tersebut untuk menerima konsekuensi lagi di media sosial.
“Um, kalian tahu, tidak banyak, tidak setiap tim bisa menang di Eropa. Selamat Palace dan selamat Villa (juara Conference League dan Liga Europa). Tapi bagi saya, ini soal, kalau mau memberi, semoga berkenan menerima juga,” kata Rehman.
“Saya sudah menerimanya sepanjang minggu ini, teman‑teman. Saya sudah menanggungnya dari Ezze, dari Gabriel. Teman‑teman, kalian gagal mengeksekusi penalti. Begitulah. Kalian gagal mengeksekusi penalti. Kalian gagal mengeksekusi penalti, jadi jangan menyalahkan saya. Sekarang kalian yang menanggungnya, oke?” kata Rehman.
Rehman menyoroti bahwa kemenangan Arsenal di liga tidak menutup kemungkinan kegagalan di kompetisi Eropa. Ia juga menegaskan bahwa tanggung jawab atas kesalahan penalti kini berada di tangan Eze dan Gabriel.
Reaksi Eze dan Gabriel terhadap serangan balik Rehman masih belum jelas. Kedua pemain tersebut sebelumnya sudah memposting meme tentang Rehman setelah kemenangan Arsenal di liga, namun bagaimana mereka menanggapi komentar Rehman kini menjadi sorotan.
Peristiwa ini menegaskan bahwa persaingan antara suporter Manchester City dan Arsenal tidak hanya terjadi di lapangan. Ketegangan yang terus berlanjut mencerminkan dinamika hubungan antara klub dan penggemar yang masih sangat hidup di era digital.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
