Pengumuman SNBP 2026 Sudah Tersedia, Daftar SNBT Hingga 7 April
Gambar atau konten salah?
Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sudah tersedia. Peserta dapat mengaksesnya melalui laman pengumuman-snbp.snpmb.id atau melalui situs resmi perguruan tinggi negeri. Menggunakan situs mirror membantu menghindari kepadatan lalu lintas internet saat pengumuman dibuka.
Berikut daftar link yang dapat dipakai untuk memeriksa hasil SNBP 2026:
Setelah mengonfirmasi hasil SNBP, peserta yang diterima harus segera mencari informasi mengenai daftar ulang mahasiswa baru di laman perguruan tinggi yang menerima. Bagi yang tidak lulus SNBP, masih ada peluang lewat jalur SNBT 2026 dan jalur mandiri. Pendaftaran jalur SNBT tetap terbuka hingga 7 April 2026.
Berikut langkah-langkah lengkap pendaftaran SNBT 2026:
1. Masuk ke Akun SNPMB Siswa
Akun SNPMB dapat dibuat hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB. Jika sudah memiliki akun, langkah selanjutnya adalah masuk ke portal SNPMB melalui portal.snpmb.id dan pilih menu “Pendaftaran UTBK‑SNBT”.
Di sini, siswa akan memilih apakah akan mendaftar melalui skema KIP Kuliah atau tidak. Pilihan “Tidak” langsung berlanjut ke tahap “Melengkapi Biodata”. Pilihan “Ya” akan meminta nomor pendaftaran KIP Kuliah. Jika sudah memiliki nomor, peserta akan melewati tahap “Cek Status Pendaftaran KIP Kuliah” dan langsung ke “Melengkapi Biodata”.
Peserta yang belum memiliki nomor pendaftaran KIP Kuliah wajib mendaftar terlebih dahulu melalui kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
2. Lengkapi Biodata
Isi semua data yang diminta. Unggah pasfoto berwarna terbaru sesuai ketentuan. Verifikasi biodata. Jika memiliki tunanetra atau hambatan visual, unduh dan unggah pernyataan yang diperlukan. Setelah verifikasi, konfirmasi permanen biodata untuk melanjutkan ke tahap “Memilih Program Studi”.
3. Pilih Program Studi
Peserta dapat memilih hingga empat program studi: dua program S1 dan dua program vokasi. Dari dua program vokasi, salah satunya wajib program studi D3. Pastikan program studi yang dipilih tidak memerlukan portofolio. Jika tidak, langsung lanjut ke tahap “Memilih Kota/Wilayah UTBK”.
Jika program studi memerlukan portofolio, unggah sesuai ketentuan. Peserta dapat menggunakan portofolio yang sudah didaftarkan di SNBP jika ingin memakai yang sama. Namun, bila tidak menggunakan portofolio SNBP, unggah dokumen portofolio baru. Prodi yang wajib mengunggah portofolio biasanya berada di bidang seni atau olahraga.
4. Pilih Kota/Wilayah UTBK
Peserta memilih kota atau wilayah tempat pelaksanaan UTBK. Jika kuota masih tersedia, pilih dan lanjutkan ke proses pembayaran. Jika tidak, pilih kota atau wilayah terdekat dengan domisili.
5. Membayar Biaya UTBK
Peserta KIP Kuliah tidak perlu membayar biaya UTBK yang sebesar Rp 200 ribu. Peserta tanpa nomor KIP Kuliah akan menerima slip pembayaran yang berlaku 2x24 jam. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank mitra SNPMB: Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI.
Setelah pembayaran berhasil, peserta akan mendapatkan bukti pendaftaran Kota/Wilayah pelaksanaan UTBK. Jika pembayaran gagal atau slip pembayaran kedaluwarsa, peserta harus memulai ulang pendaftaran dari tahap “Memilih Program Studi”.
6. Unduh Kartu Peserta UTBK‑SNBT
Setelah pembayaran terkonfirmasi, sistem akan menjadwalkan UTBK peserta dan menampilkan lokasi Pusat UTBK pada Kartu Tanda Peserta UTBK. Kartu Peserta UTBK‑SNBT dapat diunduh setelah masa pendaftaran selesai, yaitu 11–15 April 2026.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, peserta dapat memastikan proses pendaftaran berjalan lancar, baik melalui jalur SNBP maupun SNBT. Memastikan koneksi internet kuat dan mengikuti jadwal pendaftaran yang ditetapkan membantu menghindari kendala teknis. Selamat mempersiapkan diri untuk langkah berikutnya dalam proses masuk perguruan tinggi negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
