Pep Guardiola: Akhir Masa Jabatannya di Manchester City
Gambar atau konten salah?
Pep Guardiola, pelatih utama Manchester City, tidak banyak membahas spekulasi tentang masa depannya. Namun, kabar bahwa ia akan mundur setelah musim ini berakhir telah menggerakkan media Inggris. Jika benar, Pep akan mengakhiri kontraknya satu tahun lebih cepat dari jadwal.
Isu kelanjutan karier Pep sebagai manajer City sudah muncul sejak dua tahun lalu. Meski begitu, ia memilih memperpanjang kontraknya musim lalu hingga 2027. Keputusan itu menandai komitmen tambahan setelah sepuluh tahun penuh tantangan di klub.
Setelah bertahun-tahun memimpin tim, Pep mengaku merasa lelah dan ingin istirahat. Ia belum siap memberikan detail lebih lanjut karena ingin bertemu dengan para petinggi dan pemain terlebih dahulu.
Peristiwa ini menambah tekanan pada City, yang dipastikan tidak akan meraih gelar liga selama dua tahun berturut-turut setelah kalah bersaing dengan Arsenal musim ini. Hasil imbang melawan Bournemouth pada 20 Mei 2023 dini hari WIB membuat City tidak bisa lagi mengejar posisi tertinggi.
“Saya cuma bisa bilang saya masih punya sisa kontrak setahun - menurut pengalaman saya selama bertahun-tahun, ketika Anda (media) memberikan pengumuman di tengah musim maka hasilnya bisa buruk,” ujar Pep, seperti dikutip BBC Sport.
“Orang pertama yang saya akan ajak bicara adalah chairman karena kami berdua yang memutuskan - kami akan bicara, sesimpel itu sih dan setelah itu barulah kami memutuskan,” lanjutnya.
“Dengar, saya masih punya sisa kontrak setahun. Saya akan tidak beri tahu di sini karena saya harus bicara dulu dengan chairman, dengan para pemain, dan juga staf saya.”
“Saya jadi orang paling bahagia di planet ini karena ada di klub ini. Klub ini luar biasa.”
Berita lain menyebut bahwa City telah menunjuk Enzo Maresca sebagai calon pengganti Pep. Maresca, mantan asisten Pep di City, pernah menangani tim junior.
Secara keseluruhan, spekulasi tentang masa depan Pep Guardiola masih menunggu keputusan resmi setelah diskusi internal. Sementara itu, klub menyiapkan potensi pengganti yang sudah dikenal, menandai fase transisi yang hati-hati.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
