Persebaya 0-4 Arema, 7 Tahun Tanpa Kekalahan, Tetap Unggul
Gambar atau konten salah?
Persebaya mengalahkan Arema FC dengan skor 0-4 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 28 April 2026.
Empat gol tersebut datang dari Francisco "maestro" Rivera (brace), Jefferson da Silva, dan Alfredo Tata.
Perkataan ini memperpanjang catatan 7 tahun tak terkalahkan Bajol Ijo atas Singo Edan. Pertandingan terakhir yang mengakhiri kebuntuan terjadi pada 15 August 2019, ketika pemain senior Persebaya seperti Ichsas Baihaqi masih berusia 12 tahun.
Pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa ia memahami rivalitas klub dengan Arema. Meskipun belum lama mengurus Bajul Ijo, kemenangan 0-4 di Bali menunjukkan kemampuannya sebagai taktikawan.
"Saya pikir para pemain, ketika berada di dalam lapangan, benar-benar fokus pada pertandingan. Mereka tahu arti dari bermain melawan Arema. Perbedaan (rivalitas) antara kedua klub sangat besar," tutur Tavares dalam jumpa pers usai laga.
"Pada latihan terakhir yang kami lakukan di Surabaya bersama para suporter, mereka menunjukkan hal itu kepada para pemain," ungkapnya.
Hasil 0-4 tidak hanya membawa Bajul Ijo ke peringkat 4 klasemen, tetapi juga membuat rivalnya menunggu musim depan untuk membalas catatan tak pernah menang.
Persebaya menunjukkan konsistensi superioritas dalam derby Jatim, menegaskan bahwa klub ini masih menjadi kekuatan utama di wilayah Surabaya.
Stadion Kapten I Wayan Dipta dipenuhi oleh suporter Persebaya yang bersorak, menciptakan suasana panas di malam hari.
Sebelum pertandingan, pelatih Bernardo Tavares mengadakan sesi latihan di Surabaya, di mana suporter turut hadir, menambah semangat skuad.
Sejak 15 August 2019, Persebaya belum pernah kalah melawan Arema, menandai dominasi yang konsisten selama tujuh tahun.
Pada 15 August 2019, Persebaya kalah, dan pemain senior Ichsas Baihaqi masih berusia 12 tahun, menandai momen yang sulit.
Dengan kemenangan 0-4, Persebaya kini berada di posisi 4 klasemen, menjaga posisi mereka di liga.
Sementara itu, Arema harus menunggu musim depan untuk mencoba membalas catatan tak pernah menang.
Persebaya tetap menjadi kekuatan utama di wilayah Surabaya, menegaskan posisi mereka dalam derby Jatim yang intens.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
