Persebaya: Gelandang Rachmat Irianto Siap Operasi Lutut Kanan
Gambar atau konten salah?
Rachmat Irianto, gelandang utama Persebaya, memutuskan untuk menjalani operasi lutut kanan guna memulihkan performa terbaiknya. Langkah ini diambil setelah tim medis menilai kondisi cedera yang dialaminya.
Chief Medical Officer Persebaya, Pratama Wicaksana Wijaya, menjelaskan bahwa keputusan operasi didasari hasil pemeriksaan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa “Secara umum, cedera yang dialami Rachmat Irianto di lutut kanan adalah cyclops lesion. Kondisi ini merupakan komplikasi yang cukup jarang terjadi setelah tindakan rekonstruksi ACL. Rian sebelumnya mengalami cedera ACL saat masih bersama tim sebelumnya pada akhir musim lalu, sudah menjalani operasi dan proses rehabilitasi dengan baik,” kata dr. Tommy.
“Cyclops lesion” merupakan kondisi di mana jaringan lunak menumpuk di area lutut setelah operasi ACL, menimbulkan ketidakstabilan. Rian, yang sebelumnya pernah cedera ACL, telah menjalani operasi dan rehabilitasi dengan baik. Namun, pada fase pemantauan lanjutan, tim medis menemukan bahwa kondisi ini memerlukan intervensi lebih lanjut agar pemulihan berjalan optimal.
Dalam protokol standar, tidak ada program khusus; tim mengikuti standar rehabilitasi yang sudah ada. Namun, mereka tetap menerapkan pendekatan sport science dengan pemeriksaan menyeluruh, terutama mengukur kekuatan otot paha dan betis. “Secara protokol tidak ada program yang benar-benar khusus karena kami mengikuti standar rehabilitasi yang sudah ada. Namun kami tetap melakukan pendekatan sport science dengan pemeriksaan menyeluruh, terutama terkait kekuatan otot paha dan betis,” jelasnya.
Tujuan utama operasi adalah memastikan Rian dapat kembali ke lapangan dalam kondisi lebih kuat. Setelah rehabilitasi, tim medis akan melakukan evaluasi ulang untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah tindakan. “Targetnya jelas, kami ingin Rian kembali dalam kondisi lebih kuat dari sebelumnya,” imbuh dr. Tommy.
Keputusan untuk naik meja operasi tidak diambil secara sepihak. Tim medis, manajemen, dan pelatih melakukan diskusi panjang. Bahkan, sebelum operasi, Rian masih sempat tampil membela tim. “Syukurnya Rian masih sempat memberikan kontribusi saat menghadapi Persita dan Persija. Setelah melalui diskusi antara tim medis, manajemen, dan pelatih, akhirnya diputuskan operasi dilakukan sekarang sebelum kompetisi berakhir,” tambahnya.
Sepanjang musim ini, Rian telah tampil dalam 20 pertandingan dan mencetak satu gol bagi Persebaya. Ia juga sempat tampil saat menghadapi Persita dan Persija sebelum akhirnya fokus menjalani pemulihan.
Operasi ini diharapkan memperbaiki kondisi lutut Rian, memperkuat otot-otot pendukung, dan mempersiapkan pemain ini untuk musim mendatang. Dengan pendekatan medis yang komprehensif dan dukungan pelatih, Rian diharapkan dapat kembali ke lapangan dalam kondisi lebih baik dan siap berkontribusi bagi kesuksesan klub.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Andie Peci, Tokoh Bonek, Meninggal Dunia di Madiun
Tanggul Lumpur Lapindo Bocor, Warga Cemas
Spanyol ke Semifinal Piala Dunia usai Tekuk Belgia 2-1
Enam Anak PMI Gresik Pulang dari Malaysia Tanpa Status
Barcelona Capai Kata Sepakat dengan Dortmund untuk Adeyemi
Ribuan Suporter Sambut Kepulangan Timnas Mesir
Berita Terbaru
Teka-Teki Korek Api: 3×3=15, Pindahkan Satu Batang
Kue Topping Rambut Kemaluan Viral di Jakarta
Gelombang Panas Eropa Tutup Sementara Tempat Wisata
Medan Alokasikan Rp6,2 M untuk Renovasi RSUD Pirngadi
Wali Kota Bandung Mulai Stabil
2.663 Pegawai Jabar Diperiksa, Banyak yang Ngaku HP Dipakai Anak
Operator Telekomunikasi Bentuk Jarjatel, Sorot Biaya Relokasi Tinggi
Asia Africa Festival 2026: Dukung Palestina, Bandung Targetkan Warisan Dunia
