Persebaya Hadapi Persik Kediri, Tavares Tegaskan Waspada
Gambar atau konten salah?
Persebaya akan menantang Persik Kediri pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo. Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, mengingatkan para pemainnya agar tetap waspada setelah kemenangan besar 7-0 atas Semen Padang pekan lalu.
“Menurut saya, mereka adalah tim yang bagus. Mereka punya pemain-pemain yang bagus. Bukan hanya pemain asing, mereka juga memiliki pemain lokal yang bagus. Dan ini adalah tim yang, pada pertandingan pertama saat Persebaya bermain di sana, laga berakhir imbang 1-1 dan kami mengalami kesulitan,” ujar Tavares saat sesi latihan pada 20 Mei 2026.
Keberhasilan 7-0 menambah semangat, namun Tavares menegaskan bahwa kemenangan tersebut tidak boleh membuat pemain merasa terlalu santai. Ia menilai Persik memiliki kualitas yang dapat menyulitkan Macan Putih, khususnya dalam organisasi permainan berbahaya dan transisi serangan.
“Dan kekhawatiran saya saat ini adalah kami baru saja meraih kemenangan bagus, hasil bagus di laga tandang dengan skor besar. Saya khawatir para pemain berpikir bahwa melawan Persik Kediri akan berjalan sama. Tidak, tidak bisa seperti itu,” tambah pelatih.
Tavares menekankan pentingnya fokus penuh agar strategi dapat diimplementasikan secara maksimal. Ia menuntut seluruh penggawa Persebaya menaruh rasa hormat tinggi pada lawan dan menunjukkan permainan terbaik.
“Jika kami berpikir seperti itu, maka kami sudah mulai kalah. Dan kami tidak boleh begitu. Kami harus tetap fokus. Kami perlu menghormati tim lawan yang merupakan tim bagus. Dan kami harus mencoba memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Persebaya saat ini berada di puncak moralitas, setelah menutup lima pertandingan beruntun tanpa kebobolan. Namun, pelatih menegaskan bahwa kemenangan besar bukan alasan untuk melonggarkan kewaspadaan. Persiapan menghadapi Persik Kediri harus mempertahankan ketegasan dan rasa hormat terhadap lawan, agar musim dapat ditutup dengan kemenangan manis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
