Persebaya Imbang Persis Solo, Tavares Pujikan Kinerja
Gambar atau konten salah?
Surabaya, 09 Mei 2026 – Di tengah gemuruh Stadion Manahan, Persebaya menahan Persis Solo hingga akhir 0-0. Satu poin ini dianggap layak diapresiasi oleh pelatihnya, Bernardo Tavares. Dengan hasil tersebut, Bajul Ijo gagal melampaui Malut United di peringkat keempat, dan sekarang menempati posisi ke‑5 dengan 52 poin.
Tavares menilai timnya mampu mengendalikan jalannya laga. Mereka menguasai permainan, menciptakan lebih banyak peluang, dan tetap tenang di bawah tekanan. “Saya pikir ini laga yang sengit. Kami menguasai pertandingan. Persebaya mengkreasi peluang lebih banyak dari lawan,” ujarnya dalam jumpa pers usai pertandingan.
Pelatih asal Portugal menjelaskan perbedaan antara babak pertama dan kedua. Ia menyoroti kondisi fisik pemain yang memengaruhi strategi. “Di babak pertama, Persis memberi bola ke kami untuk merancang transisi serangan dan mencari set piece. Di babak kedua, masalah bermula. Banyak pemain yang kami ganti karena cedera atau tak mampu bermain di posisi lain,” jelasnya.
Ia juga mengakui kesulitan bermain di Manahan. Sebelumnya, tuan rumah telah meraih kemenangan empat laga beruntun. “Empat pertandingan sebelumnya, Persis Solo selalu menang di kandang. Saya pikir ini (imbang) adalah hasil yang bagus dengan segala situasi yang terjadi di lapangan,” ungkapnya.
Tavares menunjukkan sedikit kekecewaan karena targetnya adalah tiga poin. Namun, ia menekankan bahwa satu poin tetap berharga. “Kami perlu mengapresiasi satu poin ini. Kami berjuang untuk poin penuh. Cukup kecewa, tetapi ini hasil yang positif,” pungkasnya.
Persebaya kini berada di posisi ke‑5, menunggu kesempatan berikutnya untuk menambah poin. Hasil imbang ini menandakan ketangguhan tim dalam menghadapi lawan kuat dan menegaskan kemampuan mereka untuk bertahan di lapangan lawan. Dengan 52 poin, Persebaya masih memiliki ruang gerak untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
