Persebaya Kalahkan Malut 2-0, Tavares Puji Fokus Lini Depan
Gambar atau konten salah?
23 April 2026 di Stadion Kie Raha, Ternate, Persebaya menutup pekan ke-29 Super League 2025/2026 dengan kemenangan 2-0 atas Malut United. Gol kedua tercipta di babak kedua, di mana Milos Raickovic dan Francisco Rivera menandai skor akhir.
Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal, menilai ketajaman lini depan, kerapatan pertahanan, dan kemampuan tim dalam mengeksplorasi ruang sebagai kunci kemenangan. Ia memuji dua gol yang berhasil dicetak dan kebobolan nol yang menegaskan performa defensif.
“Kuncinya adalah memiliki pemain yang bisa mencetak gol dan menjaga nirbobol. Saya pikir para pemain saat ini, saya merasa mereka sangat senang setelah dua pertandingan yang tidak begitu bagus,” ujar Tavares setelah laga.
Persebaya datang ke pertandingan ini dengan kondisi kurang ideal. Beberapa pemain pilar, seperti Bruno Moreira, Rachmat Irianto, Ernando, dan Gali Freitas, absen karena cedera atau kartu. Hal ini memaksa Tavares untuk mengatur strategi lanjutan.
Ia memutar otak dan menempatkan pemain di ruang yang bukan posisi utamanya. Contohnya, Pedro Matos diposisikan sebagai sayap kanan. “Hari ini kami bermain dengan pemain di posisi yang berbeda. Jadi kami harus bermain sesuai dengan karakteristik pemain yang kami miliki,” tambahnya.
Perbandingan dengan putaran pertama melawan Malut menunjukkan perbedaan signifikan. Pada laga pertama, kehadiran Gali di sisi kanan dan Bruno Moreira di sisi kiri memberi struktur yang lebih utuh, sehingga tidak perlu menempatkan gelandang tengah sebagai penyerang sayap.
“Saya beri contoh, pada putaran pertama saat kami bermain melawan Malut, kami punya Gali di sisi kanan dan Bruno Moreira di sisi kiri. Pemain berbeda, karakteristik berbeda,” jelas Tavares.
Selain gol dan kebobolan nol, Tavares menilai kepiawaian penggawa dalam memanfaatkan celah lini tengah Malut sebagai faktor penting. Ia mengapresiasi kecerdikan tim dalam mengeksplorasi ruang tersebut.
“Kami tahu bahwa kami akan memiliki ruang di tengah setelah 10-15 menit dan kami memanfaatkan keuntungan ini di babak pertama. Saya pikir para pemain bekerja dengan cerdas untuk mengeksplorasi ruang tersebut lalu membawa bola ke sisi luar atau ke area yang lebih dalam,” jelasnya.
Dengan kemenangan ini, Persebaya menolak tren buruk yang menimpa tim. Tavares menegaskan bahwa pencetak gol dan kebobolan nol tetap menjadi cerita utama dalam sepak bola. “Kuncinya adalah kami mencetak gol dan tidak kebobolan. Ini akan selalu menjadi cerita dalam sepak bola,” pungkasnya.
Persebaya kini menatap laga berikutnya dengan semangat baru, berusaha mempertahankan momentum positif yang didapat dari kemenangan berharga ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
