Persebaya: Rivera dan Catur Jadi Best XI Liga 2025/26
Gambar atau konten salah?
Persebaya Surabaya menorehkan prestasi baru di musim Super League 2025/2026 ketika dua pemainnya, Francisco Rivera dan Arief Catur Pamungkas, masuk dalam daftar Best XI yang disusun oleh operator kompetisi I.League. Keduanya dianggap konsisten dan menjadi tulang punggung bagi Bajul Ijo sepanjang musim.
Francisco Rivera, gelandang asal Meksiko berusia 31 tahun, menonjol sebagai motor serangan tim. Ia menunjukkan kreativitas, visi bermain, serta kontribusi dalam gol dan assist. Dalam 30 pertandingan, Rivera mencatatkan 13 gol dan 10 assist, menandai double‑double yang kuat. Akibatnya, ia dipercaya menempati posisi gelandang serang dalam formasi 4‑2‑3‑1 Best XI. “Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan usaha yang saya lakukan setiap hari untuk membantu tim,” ujar Rivera, dikutip dari laman resmi Persebaya. Ia menambahkan bahwa penghargaan terasa spesial karena berasal dari perjalanan panjang bersama klub. “Saya ingin mendedikasikan penghargaan ini untuk seluruh tim yang sudah banyak membantu saya berkembang menjadi pemain yang lebih baik. Juga untuk keluarga saya yang selalu mendukung,” lanjutnya.
Di sisi kanan pertahanan, Arief Catur Pamungkas juga tampil tak kalah impresif. Pemain asal Mojokerto menjadi salah satu yang paling konsisten musim ini. Ia menunjukkan energi penuh di lapangan, kuat dalam bertahan, dan aktif membantu serangan lewat overlap serta umpan akurat. Selama kompetisi, Catur tampil 32 kali dan hanya absen dua kali akibat kartu kuning. Statistik bertahan menonjol: 64 tekel, 96 intersep, dan 63 sapuan. Ia juga menorehkan dua gol dan empat assist bagi Bajul Ijo. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa masuk dalam Best XI musim ini. Tentunya ini menjadi motivasi besar buat saya untuk terus berkembang,” kata Catur. Ia menegaskan bahwa penghargaan bukan hanya hasil kerja pribadi, melainkan buah perjuangan seluruh tim. “Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga untuk seluruh tim yang sudah bekerja keras sepanjang musim,” tambahnya. Catur mengakui dukungan rekan setim dan staf pelatih sebagai kunci perkembangan dirinya. “Peran teman-teman dan staf pelatih sangat besar dalam perkembangan saya musim ini. Mereka selalu mendukung, memberikan masukan, dan membantu saya tampil lebih percaya diri di setiap pertandingan,” tandasnya.
Persebaya menutup Super League 2025/2026 di posisi keempat klasemen akhir, meraih 58 poin. Keberhasilan klub ini tercermin dari kontribusi pemain inti seperti Rivera dan Catur, yang menunjukkan bahwa konsistensi dan kerja keras tetap menjadi kunci dalam kompetisi tingkat tinggi.
Keberhasilan dua pemain ini menegaskan bahwa Persebaya berhasil menumbuhkan talenta yang mampu bersaing di level liga, sekaligus memperkuat posisi klub di papan atas. Dengan prestasi tersebut, klub menunjukkan bahwa fondasi yang kuat dan dukungan tim dapat menghasilkan hasil yang memuaskan di ajang kompetisi nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026