Persebaya Surabaya Resmi Berpisah dengan Mihailo Perovic
Gambar atau konten salah?
Mihailo Perovic, penyerang asal Montenegro yang memakai nomor punggung 11, resmi mengakhiri masa kerjanya di Persebaya Surabaya setelah musim 2025/2026. Keputusan ini terungkap lewat unggahan ulang di akun media sosial pribadinya.
Di salah satu postingan, Perovic menampilkan pesan "Thank You Mihailo Perovic" yang dikirimkan oleh akun pendukung klub. Pesan tersebut menandai akhir kebersamaannya dengan Bajul Ijo setelah satu musim.
Perovic datang ke klub dengan harapan menambah kekuatan lini depan. Selama musim, ia tampil di 28 pertandingan, mencatat 6 gol dan 1 assist. Meskipun kontribusinya terlihat penting di beberapa laga, angka tersebut tidak cukup untuk membuat klub mempertahankannya lebih lama.
Keputusan ini menambah daftar pemain yang meninggalkan Persebaya pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, nama-nama seperti Bruno Moreira, Bruno Paraiba, Milos Raickovic, dan Gustavo Fernandes juga sudah mengakhiri hubungan mereka dengan klub.
Manajemen klub belum mengumumkan rencana perekrutan pemain baru untuk musim 2026/2027. Namun, perubahan dalam komposisi skuad diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa minggu mendatang.
Persebaya saat ini sedang mengevaluasi skuadnya setelah berakhirnya kompetisi. Keputusan untuk memisahkan Perovic dan pemain lain mencerminkan upaya klub untuk menyesuaikan strategi dan menyiapkan tim yang lebih kompetitif di masa depan.
Secara keseluruhan, pergantian pemain ini menandai fase transisi bagi Persebaya Surabaya, yang berusaha memperkuat lini depan dan menyesuaikan skuad agar tetap bersaing di papan atas liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
