Persebaya vs Persik Kediri: 4-3-3 di Gelora Bung Tomo
Gambar atau konten salah?
Persebaya akan bertanding melawan Persik Kediri pada Sabtu, 24 Mei 2026 pukul 16.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Wasit yang bertugas adalah Gideon Dapaherang, dan kedua tim memulai pertandingan dengan formasi 4‑3‑3.
Di posisi kiper, Ernando Ari menjadi tembok terakhir Persebaya, sementara Husni Al Malik menempati gawang Persik. Barisan pertahanan Persebaya terdiri dari Arief Catur, Gustavo Fernandes, Risto Mitrevski dan Jefferson da Silva. Mereka akan menahan serangan lini depan Persik yang dibentuk oleh Ernesto Gomez, Adrian Luna dan Rodrigo da Silva.
Di tengah lapangan, Toni Firmansyah, Milos Raickovic dan Francisco Rivera akan beradu dominasi dengan gelandang Persik yang dipimpin oleh Jon Toral, Imanol Garcia dan Telmo Castanheira. Sementara itu, serangan Persebaya diandalkan pada Bruno Moreira, Malik Risaldi dan Mihailo Perovic, yang akan mencoba melewati pertahanan Persik yang dijaga oleh M. Firli, Hamra Hehanussa, Kadek Rendy dan Vava Mario Yagalo.
Susunan pemain Persebaya: Ernando Ari (GK), Arief Catur, Gustavo Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira (C), Malik Risaldi, Mihailo Perovic. Susunan pemain Persik Kediri: Husni Al Malik, M. Firli, Hamra Hehanussa (C), Kadek Rendy, Vava Mario Yagalo, Telmo Castanheira, Imanol Garcia, Jon Toral, Ernesto Gomez, Adrian Luna, Rodrigo (ihc/abq).
Dengan kedua tim memakai strategi 4‑3‑3, pertandingan ini menandakan persaingan serangan yang seimbang dan menegangkan bagi penonton di Gelora Bung Tomo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
