Persela Lamongan Evaluasi Besar di Tengah Peringkat Keenam
Gambar atau konten salah?
Persela Lamongan menempati posisi keenam di Grup 2 Championship 2025/2026 setelah menutup 27 laga dengan 41 poin. Rekaman ini menunjukkan performa yang cukup baik, namun masih di bawah harapan klub.
Manajemen Persela menegaskan akan melakukan evaluasi besar-besaran menjelang musim berikutnya. Pradita Aditya, Direktur Bisnis Persela, mengakui kekecewaannya. “Pastinya untuk kita sampai dengan peringkat kami ini, kita merasa kecewa. Tetapi, ya kita evaluasi, kita banyak berbenah untuk musim depan. Kita ingin jauh lebih baik daripada tahun ini,” ujarnya.
Evaluasi tidak hanya membahas statistik, tetapi juga komposisi pemain. Pradita menambahkan, “Dari sisi komposisi pemain, kita juga akan memilih yang terbaik supaya bisa lebih baik untuk ke depannya.” Klub berencana menjadi lebih selektif dalam memilih skuad agar mampu bersaing di papan atas.
Selain skuad, Persela mulai memperbaiki infrastruktur stadion. Fokus utama adalah standarisasi keamanan dan akses penonton di Stadion Surajaya. “Mengenai standarisasi keamanannya juga masih harus dievaluasi. Kita akan benahi, kita akan bikin gerbang lebih bagus, lebih kuat, dan secara standarisasi keamanan juga lebih oke,” jelasnya.
Pradita menegaskan kondisi finansial klub kini mulai stabil. Ia mengingatkan Persela pernah menghadapi tantangan keuangan akibat sanksi, namun kas saat ini sudah berangsur membaik bahkan mencapai surplus berkat dukungan sponsor. “Untuk ke depan, kami berharap ada dukungan dari Curva Boys, dari LA Mania, kemudian dari warga Lamongan untuk bisa mendukung kami dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan Persela,” pungkasnya.
Dengan rencana evaluasi komprehensif, seleksi pemain yang lebih ketat, perbaikan stadion, dan kondisi keuangan yang lebih baik, Persela Lamongan berusaha menyiapkan diri untuk mencapai posisi lebih tinggi di musim depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
