Persela Luar Biasa, Tahan Tekanan Persipura 0-0 di Jayapura
Gambar atau konten salah?
Di Stadion Lukas Enembe, Persela Lamongan menghadiri markas Persipura Jayapura pada hari Sabtu, 11 April 2026. Pertandingan ini berlangsung tanpa gol, berakhir 0‑0.
Sejak start, Persela, yang datang sebagai tamu, langsung merasakan tekanan. Persipura, yang dikenal dengan julukan Mutiara Hitam, memulai permainan dengan agresif dan cepat. Mereka menekan Laskar Joko Tingkir, membuat pemain Persela terpaksa menahan serangan beruntun.
Meski berada di bawah tekanan, Persela memilih strategi sabar. Mereka menunggu peluang, mengandalkan serangan balik. Penciptaan peluang tetap tinggi, namun hingga menit akhir, skor tetap kosong.
Di babak kedua, Persipura mendapat kesempatan emas lewat penalti. Namun, kiper Persela, Rafli Mahreza, tampil sebagai pahlawan. Ia berhasil menghalau eksekusi penalti dari Wiliams Jose Lugo dan menepis rebound yang mengarah ke gawangnya.
Selama setengah akhir, Persipura terus menyerang, menekan pertahanan Persela. Namun, garis belakang tim tamu tetap solid, menjaga skor tetap 0‑0 hingga peluit akhir.
Setelah laga, pelatih Persela, Bima Sakti, mengakui bahwa hasil imbang sesuai target. “Pertama, kami bersyukur bisa menahan Persipura. Kita tahu mereka tim yang bagus dan mengalami progres luar biasa sejak dilatih Coach RD,” ujarnya dalam konferensi pers.
Ia menegaskan bahwa misi Persela di Jayapura adalah mencuri satu poin. “Target saya memang satu poin. Tapi kalau bisa curi gol ya harus dilakukan. Yang penting target tercapai,” tegasnya.
Bima juga menjelaskan bahwa strategi bertahan di babak kedua adalah bagian taktik untuk menekan agresivitas tuan rumah. “Kami sengaja di babak kedua lebih sabar, tidak membuat kesalahan di area berbahaya. Karena kita tahu Persipura akan tampil all out,” jelasnya.
Menurutnya, peluang Persela untuk lolos ke Liga 1 masih ada, meski tidak mudah. Ia menegaskan bahwa timnya akan tetap profesional dan berjuang hingga akhir kompetisi. “Walaupun peluangnya tipis, kami akan fight di pertandingan selanjutnya,” tambahnya.
Perwakilan pemain Persela, Rafiud Drajat, menilai hasil ini diraih berkat kerja keras seluruh tim. “Kami respek kepada Persipura. Mereka tim yang solid. Satu poin ini hasil kerja keras semua pemain,” ucapnya.
Dengan hasil ini, Persela menjaga harapan di papan atas klasemen, sementara Persipura masih memiliki peluang lebih besar dalam perebutan tiket promosi.
Persela berhasil menahan tekanan dari tuan rumah dan mencuri satu poin penting, menandai langkah strategis mereka menuju kompetisi berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
