Persib vs Persijap: Final Super League 2025/26 di Gelora BLA
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Persib Bandung akan bertanding melawan Persijap Jepara pada laga terakhir Super League 2025/26. Pertandingan ini menjadi penentu siapa yang akan memegang gelar juara musim ini.
Pertandingan akan diadakan di Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23 Mei 2026). Maung Bandung hanya perlu hasil imbang untuk memastikan kemenangan.
Perkiraan statistik menunjukkan Persib berada di puncak klasemen dengan 78 poin. Federico Barba Cs memimpin posisi kedua dengan 76 poin, dua poin di atas Borneo FC Samarinda.
Jika kedua tim finis dengan 79 poin, Persib akan unggul head‑to‑head atas Borneo. Maka Borneo harus menang di laga terakhirnya melawan Malut United untuk mengancam gelar.
"Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi perebutan gelar juara," kata Pelatih Persijap Mario Lemos dalam pernyataannya yang dirilis klub, Kamis (21/5/2026).
"Tapi fokus kami tetap sama, yaitu bermain dengan disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik. Persijap datang tanpa tekanan, namun dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif," ujarnya menambahkan.
"Saat menghadapi Borneo FC, organisasi permainan mereka berjalan sangat rapi. Tekanan bertubi‑tubi dari tim tamu mampu dipatahkan dengan disiplin tinggi, ditambah penampilan gemilang Muhammad Ardiansyah di bawah mistar," tulis Persijap.
Persijap baru saja menutup pekan ke‑33 dengan hasil imbang 0‑0 melawan Borneo. Skor tersebut menempatkan Borneo pada posisi yang sangat menegang untuk meraih juara.
"Persijap dipastikan datang tanpa tekanan dan berpotensi kembali membuat kejutan di laga penutup musim. Laga di Gelora Bandung Lautan Api diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi. Persib membutuhkan kemenangan demi mengamankan peluang juara, sementara Persijap memiliki kesempatan untuk sekali lagi membuktikan bahwa tim underdog juga mampu menentukan arah perebutan gelar musim ini."
Dengan semua faktor ini, laga akhir ini akan menjadi ajang ketegangan tinggi. Kedua tim akan berusaha keras, dan hasilnya akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara.
Perjuangan akhir musim ini menegaskan bahwa persaingan di Super League tetap kompetitif, di mana setiap pertandingan dapat mengubah nasib juara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
