Persija Putus Bersama Hanif Sjahbandi, Akhir Musim 2026
Gambar atau konten salah?
Hanif Sjahbandi berusia 29 tahun mengakhiri hubungannya dengan Persija Jakarta pada 17 Juni 2026. Gelandang ini dan klub memutuskan kontrak secara mutual termination setelah berjuang melawan cedera yang membuatnya menepi lama. Kontrak resmi Hanif masih berlaku hingga Juli 2027, namun kedua belah pihak sepakat untuk berpisah.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengucapkan terima kasih atas kontribusi Hanif selama empat musim. “Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya,” ujarnya. Ia menambahkan, “Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya.”
Hanif bergabung dengan Persija pada musim 2022/23 dan menjadi pemain penting yang sulit digantikan. Ia tidak hanya bermain di posisi gelandang, tetapi juga sering dipakai sebagai bek ketika tim membutuhkan. Pada musim pertama, ia tampil 28 kali, mencetak satu gol dan satu assist.
Musim berikutnya, performanya meningkat: tiga gol dan tiga assist dari 26 pertandingan. Pada 2024/25, Hanif bermain 33 kali dan menorehkan dua gol. Namun, musim 2025/26 menjadi tantangan. Cedera lutut yang dialaminya pada akhir putaran pertama membuatnya menepi lebih lama, sehingga hanya mencatat 11 penampilan dan tiga assist.
Keputusan ini menambah daftar pemain yang meninggalkan Persija menjelang Super League 2026/27. Sebelumnya, klub sudah memisahkan diri dengan tujuh pemain asing: Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Allano Lima, Thales Lira, dan Alaaeddine Ajaraie. Tiga pemain lokal lainnya, Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Alfriyanto Nico, juga telah dipindahkan.
Perombakan besar-besaran ini dilakukan menjelang musim pertama Persija bersama pelatih anyar Shin Tae-yong. Klub berusaha menata kembali skuad agar siap menghadapi kompetisi baru.
Keputusan ini menandai perubahan signifikan bagi Persija. Dengan mengakhiri kerja sama dengan Hanif, klub menegaskan komitmennya untuk menata kembali tim, menyesuaikan strategi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan Super League 2026/27. Hal ini juga memberi ruang bagi pemain lain untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
