Pertemuan Kiai Sepuh NU di Kediri: Jaga Keakraban Lewat Silaturahim

Nurul H. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pertemuan Kiai Sepuh NU di Kediri: Jaga Keakraban Lewat Silaturahim

Gambar atau konten salah?

Di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, yang berada di wilayah Mojo, Kabupaten Kediri, sebuah pertemuan penting digelar pada hari Sabtu, 20 Juni 2026. Acara tersebut adalah Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) untuk tahun 2026.

Sebelum acara utama dibuka secara resmi, sejumlah kiai sepuh dari lingkungan NU mengadakan pertemuan yang sifatnya tertutup. Beberapa nama besar hadir dalam forum tersebut, di antaranya KH Nurul Huda Djazuli, KH Said Aqil Siradj, dan KH Kafabihi Mahrus yang dikenal sebagai salah satu pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. Turut hadir pula KH Ali Akbar, KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Mas'ud Masduqi, KH Asep, KH Syatibi, KH Ali Kholil, serta mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH Ma'ruf Amin.

Meskipun pertemuan itu berlangsung secara tertutup, suasana yang tercipta justru sangat santai dan penuh keakraban. Para kiai terlihat berbincang hangat satu sama lain, menciptakan nuansa kekeluargaan yang kuat di tengah-tengah agenda besar NU yang akan segera dimulai.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH Abdurrohman Al-Katsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar, memberikan penjelasan mengenai pertemuan tersebut. Menurutnya, forum itu merupakan ajang silaturahim bagi para kiai sepuh yang sudah lama tidak bertemu secara langsung. "Suasananya santai, hangat dan penuh kekeluargaan," ujar Gus Kautsar.

Ia menambahkan, dalam forum tersebut, para masyayikh atau para kiai senior menegaskan satu hal penting. Mereka sepakat bahwa AHWA harus tetap dipertahankan sebagai forum keulamaan. Forum ini, menurut mereka, harus bertumpu pada beberapa hal utama: kedalaman ilmu, keteladanan dalam akhlak, keluasan dalam pengabdian, serta pengakuan atas keulamaan seseorang di lingkungan NU.

Pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini sendiri dihadiri oleh banyak tokoh penting. Selain para kiai sepuh dan masyayikh, hadir pula sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah dari berbagai wilayah. Beberapa tokoh yang tampak hadir antara lain KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden ke-13 RI, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) selaku Ketua Umum PBNU, dan KH Said Aqil Siradj yang merupakan Ketua Umum PBNU periode 2010-2021. Menteri Agama Prof. KH Nasaruddin Umar juga terlihat hadir, begitu pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, serta Wakil Bupati Kediri.

Pertemuan para kiai sepuh ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara, menunjukkan bagaimana tradisi musyawarah dan silaturahim tetap dijaga di tengah forum-forum resmi organisasi. Hal ini menegaskan bahwa kedekatan personal dan kebersamaan tetap menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan di tubuh NU.

Munas Alim UlamaKonbes NUKH Ma'ruf AminsilaturahimPondok Pesantren Al Falah PlosoAHWAKediri

Komentar

Memuat komentar...