Petani Tewas Disengat Koloni Tawon Liar di Bulukumba
Gambar atau konten salah?
Seorang pria bernama Juddin (65) yang bekerja sebagai petani ditemukan meninggal dunia setelah diserang oleh sekelompok tawon liar di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kejadian nahas itu berlangsung di area perkebunan karet milik PT Lonsum, tepatnya di Dusun Tammappalalo, Desa Tamatto, Kecamatan Ujung Loe.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 01 Juli 2025, sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, Juddin sedang berada di lokasi penambatan ternak sapinya untuk memberikan pakan. Tanpa diduga, sekelompok tawon atau lebah liar tiba-tiba menyerangnya.
"Korban saat itu berada di lokasi pemeliharaan ternak sapi untuk memberi pakan. Tidak lama kemudian korban diserang koloni tawon atau lebah liar," kata Kapolsek Ujung Loe AKP Arifuddin dalam keterangannya pada Sabtu, 04 Juli 2025.
Mendapat serangan mendadak, Juddin langsung berlari sambil berteriak meminta tolong. Seorang rekannya bernama Andi yang berada sekitar 30 meter dari lokasi melihat kejadian itu. Andi berteriak menyuruh Juddin untuk berlari menuju rumah kebun agar bisa menghindari serangan lebih lanjut.
Sesampainya di rumah kebun, Juddin meminta Andi untuk membakar selimut. Tujuannya, menghasilkan asap tebal yang bisa mengusir kawanan tawon. Setelah situasi dirasa aman, Juddin mengaku sudah sangat lemas. Ia kemudian meminta Andi untuk mencari bantuan.
"Dalam perjalanan meminta pertolongan, Andi bertemu dengan Badu dan menyampaikan bahwa korban tersengat lebah liar. Badu kemudian menuju lokasi korban, namun saat tiba korban sudah meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan busa," jelas Arifuddin.
Juddin meninggal di tempat kejadian. Warga sekitar bersama pihak keluarga kemudian mengevakuasi jenazahnya menuju rumah duka. Berdasarkan keterangan polisi, penyebab kematian adalah sengatan koloni tawon liar. Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 16.00 Wita.
Arifuddin menambahkan bahwa area perkebunan karet milik PT Lonsum Palangisang Estate memang dikenal sebagai habitat alami bagi kawanan tawon liar. Warga setempat sebenarnya sudah mengetahui kondisi tersebut sejak lama.
"Lokasi kejadian memang merupakan habitat tawon atau lebah liar," jelasnya.
Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah. Mereka tidak meminta dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah Juddin. Saat ini, korban sudah dimakamkan di pekuburan kampung setempat.
"Tidak ada autopsi. Keluarganya tidak menginginkan," pungkas Arifuddin.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan perkebunan yang menjadi habitat lebah atau tawon liar menyimpan risiko tersendiri bagi warga yang beraktivitas di sekitarnya. Meskipun warga sudah mengetahui keberadaan sarang tawon, serangan mendadak tetap bisa terjadi dan berakibat fatal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pria Lompat Dermaga Sinjai, Ditemukan Tewas
Panduan Lengkap Doa Rosario 5 Juli 2026
Renungan Katolik: Hidup oleh Roh, Bukan Daging
5 Juli: Hari Bank Indonesia, Dekrit 1959, dan Kemerdekaan Tiga Negara
Hari Ini 5 Juli 2026 Bertepatan 20 Muharram 1448 H
15 Poster 17 Agustus 2026 Gratis, Siap Cetak dan Unduh
Berita Terbaru
Petani Tewas Disengat Koloni Tawon Liar di Bulukumba
Rian Mahendra Resmi Kembali ke PO Haryanto, Sang Ayah Bernapas Lega
Ahli Bantah Klaim 'Carb Face' Bikin Jelek
Kandungan Sodium Sosis Ayam Bervariasi, Ini Datanya
Paraguay Bangga Meski Tersingkir Usai Bikin Prancis Frustrasi
Transmart Full Day Sale: Kulkas Polytron Diskon Hingga Rp 4 Juta
Cair Lagi! Bansos PKH & BPNT Tahap 3 Juli 2026 Mulai Disalurkan
Pria Lompat Dermaga Sinjai, Ditemukan Tewas
Mixue Kini Diterima Sebagai Merek Lokal Indonesia