Pria Lompat Dermaga Sinjai, Ditemukan Tewas
Gambar atau konten salah?
Seorang pria berusia 28 tahun, Arman, ditemukan tewas setelah melompat ke perairan Pelabuhan Larea-rea di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 04 Juli 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Korban diduga mengalami gangguan jiwa.
Danpos Basarnas Bone, Masrur, membenarkan kejadian tersebut. "Betul, ditemukan korban tenggelam di Pelabuhan Larea-rea. Berdasarkan informasi korban diduga ODGJ," katanya.
Lokasi kejadian berada di dermaga Pelabuhan Larea Rea, tepatnya di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Sebelum melompat, korban terlihat berdiri di tepi dermaga. Ia kemudian melompat dan mulai berenang di perairan pelabuhan.
Warga yang melihat kejadian itu berusaha menolong. Mereka melemparkan alat pengapung ke arah korban. Namun, upaya itu tidak berhasil. Korban tidak bisa meraih alat pengapung tersebut.
"Korban kemudian dinyatakan tenggelam dan hilang setelah tidak bisa menggapai alat pengapung yang dilemparkan warga. Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian," kata Masrur.
Proses pencarian berlangsung selama dua jam. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada pukul 17.45 Wita. Lokasi penemuan sekitar 20 meter di sebelah barat dari titik awal korban tenggelam.
"Pukul 17.45 Wita baru ditemukan korbannya. Jaraknya dari lokasi tenggelam sekitar 20 meter arah barat, dan korban langsung dibawa ke RSUD Sinjai," jelas Masrur.
Peristiwa ini terjadi di kawasan dermaga Pelabuhan Larea Rea, yang beralamat di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Korban sempat berdiri di pinggir dermaga sebelum akhirnya melompat ke laut. Warga yang menyaksikan kejadian itu berusaha menolong dengan melemparkan alat pengapung, tetapi korban tidak dapat meraihnya. Setelah dinyatakan tenggelam dan hilang, tim SAR gabungan melakukan pencarian selama dua jam. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi tenggelam, di arah barat, dan langsung dibawa ke RSUD Sinjai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
