PGMO Akui Kesalahan, Gol Manchester United Tidak Dihapus
Gambar atau konten salah?
PGMO mengakui ada kesalahan pada gol kedua Manchester United melawan Nottingham Forest. Gol tersebut seharusnya dianulir, namun tetap diberlakukan.
Manchester United meraih kemenangan 3-2 di Old Trafford pada 17 Mei 2026. Kemenangan ini dipenuhi kontroversi, khususnya gol kedua yang dicetak oleh Matheus Cunha.
Gol itu muncul setelah bola mengenai lengan Bryan Mbeumo, yang tendangannya menabrak pemain Forest. Bola kemudian diambil oleh Cunha dan masuk ke gawang. Michael Salisbury memanggil layar Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau kejadian tersebut.
Petugas VAR Matt Donohue sudah merekomendasikan penghapusan gol tersebut. Namun Salisbury tetap menegaskan keputusan awalnya, menilai bahwa handball itu tidak sengaja (accidental). BBC melaporkan bahwa bos PGMO Howard Webb berbicara dengan Forest untuk menjelaskan situasi. Dalam percakapan itu, Webb mengakui bahwa keputusan yang lebih tepat adalah menghapus gol, meski wasit mungkin punya alasan untuk tetap mengesahkan. Salisbury semestinya menerima rekomendasi VAR saat itu.
Keputusan ini membuat dua mantan pemain Manchester United, Gary Neville dan Roy Keane, bingung. Mereka menilai bahwa itu adalah handball yang jelas, sementara wasit saat ini tampak ragu dengan aturan yang ada.
Insiden ini menyoroti betapa pentingnya kejelasan dan konsistensi dalam penggunaan VAR, serta menegaskan perlunya pelatihan lebih lanjut bagi wasit dalam menafsirkan handball.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
