Piala AFF U-19 2026: Indonesia Di Grup A, Tantangan Baru
Gambar atau konten salah?
Piala AFF U-19 2026 telah resmi terbuka lewat acara drawing yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis 7 Mei 2026. Sebanyak 11 tim diundi, dan hasilnya terbagi menjadi tiga grup.
Grup A akan menampung Indonesia, Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Grup B berisi Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara Grup C akan diisi oleh Australia, Kamboja, dan Filipina.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung dari 1–14 Juni 2026 dan Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah. Indonesia, yang menjadi juara pada edisi 2024 di Surabaya, akan memulai perjalanan sebagai juara bertahan.
“Berada di Grup A bersama Vietnam tentu tantangan tersendiri, tetapi kami siap. Status juara bertahan memberikan tekanan, namun itu harus menjadi motivasi ekstra bagi anak-anak,” kata pelatih Nova Arianto dalam rilis resmi.
Nova juga mengumumkan bahwa latihan pemusatan akan dimulai di Yogyakarta pada 10 Mei 2026, bertujuan memastikan tim berada dalam kondisi puncak saat kompetisi dimulai.
Dengan grup yang kompetitif dan Indonesia yang ingin mempertahankan gelar, turnamen ini menandai tantangan baru bagi para pemain muda di kawasan Asia Tenggara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
