Piala Dunia 2026: Pemesanan Hotel Rendah, Harga Tertinggi
Gambar atau konten salah?
Hitungan hari lagi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di AS, Meksiko, dan Kanada.
Asosiasi perhotalan di AS, American Hotel and Lodging Association (AHLA), mengumpulkan data dari lebih dari 30.000 properti di seluruh negeri.
Survei ini menanyakan seberapa banyak pemesanan hotel di kota-kota yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pada periode 11 Juni 2026 hingga 19 Juli 2026.
Hasilnya menunjukkan hampir 80% responden melaporkan pemesanan yang berada di bawah perkiraan awal, dan tingkat okupansi diperkirakan tidak mencapai 70%.
Indikator menunjukkan bahwa peningkatan ekonomi dari Piala Dunia mungkin kurang dari yang diharapkan,
Presiden FIFA Gianni Infantino mengklaim Piala Dunia 2026 akan memberikan dampak ekonomi sebesar 30 miliar USD di AS.
Namun, kondisi dunia tidak stabil. Naiknya harga tiket pesawat dan ketegangan geopolitik antara Iran, Israel, dan AS membuat banyak suporter ragu datang.
Tiket Piala Dunia 2026 di AS juga melonjak tajam harganya, menambah beban bagi para penggemar.
Di sisi lain, harga kamar hotel diperkirakan naik hingga 328% selama periode Piala Dunia.
Rata-rata, harga kamar per malam di kota-kota venue di AS mencapai 1.013 USD, sementara pada 31 Mei 2026 harganya hanya 293 USD.
Data ini menunjukkan bahwa meski ada ekspektasi tinggi, realitas pemesanan dan harga masih jauh dari yang diharapkan.
Kondisi ini menandakan bahwa dampak ekonomi yang diharapkan mungkin lebih kecil, dan para pengelola acara harus menyesuaikan strategi pemasaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
