Plt Bupati Pati Pilih Fokus Kerja, Tak Balas Tudingan Fitnah
Gambar atau konten salah?
Ketegangan antara Bupati Pati nonaktif, Sudewo, dan Wakil Bupatinya, Risma Ardhi Chandra, semakin memanas. Sudewo mengaku difitnah oleh Chandra, yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Tudingan ini langsung ditanggapi oleh Chandra.
Ditemui wartawan di kantor Bupati Pati pada Selasa, 07 Juli 2026, Chandra memilih untuk tidak memperpanjang masalah. Ia hanya mengatakan, "Awake dewe kerja wae sing apik" yang artinya "kita kerja yang bagus." Pernyataan singkat itu menjadi jawaban Chandra atas pertanyaan seputar tudingan Sudewo.
Chandra menegaskan bahwa dirinya ingin fokus pada pekerjaan. Tujuannya jelas: membangun Kabupaten Pati agar masyarakatnya hidup sejahtera. "Mbangun dalan, mbangun Kabupaten Pati ben rakyate makmur," ujarnya, yang berarti "membangun jalan, membangun Kabupaten Pati agar rakyatnya makmur."
Setelah itu, Chandra tiba-tiba mengalihkan pembicaraan ke topik yang sama sekali berbeda: Piala Dunia 2026. Ia mengaku menjagokan timnas Spanyol sebagai juara dunia. "Piala dunia jagoku Spanyol menang kan, lawan Maroko tetap Spanyol menang. Nanti acara nobar ditunggu saja," jelas Chandra, sebelum kemudian meninggalkan wartawan.
Sebelumnya, Sudewo meluapkan kekesalannya usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Senin, 06 Mei 2025. Di hadapan awak media, ia menuding Chandra telah memfitnahnya.
"Ini kan Plt Bupati, Wakil Bupati itu selalu fitnah saya," kata Sudewo dengan nada kesal. Ia mencontohkan, Chandra diduga menghadap mantan Presiden Joko Widodo dan mengaku tidak diberi peran serta selalu ditinggal oleh Sudewo.
Menurut Sudewo, tuduhan itu tidak benar. Sejak awal menjabat sebagai Wakil Bupati, Chandra selalu dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan. "Ketemu siapa saja pejabat di pusat, di provinsi, ketemu orang, ketemu siapa saja dia selalu mengatakan itu. Tidak saya libatkan, tidak saya perankan. Itu fitnah besar, sama sekali tidak," ujar Sudewo.
Ia menambahkan, "Dia itu selalu saya perankan. Rapat pasti selalu saya ikutkan dan setiap rapat pasti saya beri kesempatan untuk berbicara. Tapi dia tidak mau ambil bicara, dia diam."
Lebih jauh, Sudewo menuding Chandra memiliki agenda tersembunyi. "Yang saya tahu dia itu fokus berpikirnya hanya bagaimana menjatuhkan saya. Nanti ada bukti-bukti yang kuat bahwa dia berupaya untuk menjatuhkan saya," tegasnya.
Perseteruan antara dua petinggi daerah ini terjadi di tengah proses hukum yang sedang dijalani Sudewo. Sementara itu, Chandra yang kini memegang kendali pemerintahan memilih untuk tidak terpancing dan tetap fokus pada agenda pembangunan, meskipun ia juga sempat melontarkan komentar ringan tentang Piala Dunia yang tampaknya sengaja untuk mengalihkan perhatian dari konflik yang sedang terjadi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PDIP Santai Tanggapi Ambisi PSI Jadikan Jateng 'Kandang Gajah'
Jokowi Bantah Ritual Adat Lampung Soal Politik
Ular Piton 3 Meter Diamankan di Kandang Ayam Klaten
Foto Bocah Demak 'Kage Bunshin' Viral, 8,7 Juta Ditonton
Tabrakan Maut Magelang, Satu Tewas di Rumah Sakit
Truk Pengangkut Glasswool Terbakar di Rembang, Rugi Rp700 Juta
Berita Terbaru
Plt Bupati Pati Pilih Fokus Kerja, Tak Balas Tudingan Fitnah
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Berhenti, Sepi Penumpang
Penyakit Gusi Parah Terkait Penurunan Fungsi Ginjal
Daftar Mie Instan Terbaik Dunia 2026, Indomie Nomor 2
Infinix AI Glasses: Terjemahkan 169 Bahasa, Cuma Rp 2 Juta
Prabowo-Modi Sepakati Transaksi QRIS Indonesia-India
PDIP dan PKS Kritik Realisasi Anggaran Pendidikan 2025