Polandia Kalah 2‑3 Swedia, Lewandowski Mundur dari Timnas
Gambar atau konten salah?
Di Solna, pada 01 April 2024, Polandia kalah 2–3 dari Swedia dalam final playoff menuju Piala Dunia 2026. Robert Lewandowski menempati posisi penuh di lapangan, namun timnya gagal meraih kemenangan.
Setelah laga, Lewandowski mengungkapkan rasa sakitnya: "Menyakitkan. Bagian terburuknya adalah saat bangun pagi keesokan harinya," katanya, dikutip oleh Marca.
Ia melanjutkan, "Saya tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya harus memikirkannya. Banyak tanda tanya," menandai ketidakpastian tentang masa depan sepak bola internasionalnya.
Kekalahan ini menghentikan perjalanan Polandia yang sejak 2016 selalu tampil di turnamen besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia. Hasil ini juga menandai akhir sebuah era bagi negara tersebut.
Di akun Instagramnya, Lewandowski memposting foto dirinya berjalan meninggalkan lapangan sambil melambaikan tangan. Foto tersebut disertai lagu klasik “Time to say Goodbye” yang dipopulerkan oleh Sarah Brightman dan Andrea Bocelli, seolah menyiratkan pesan perpisahan.
Selama hampir 18 tahun, Lewandowski telah memperkuat Polandia, mencatat 165 penampilan dan 89 gol—jumlah tertinggi dalam sejarah Timnas Polandia. Ia juga tampil di empat Piala Eropa dan dua Piala Dunia.
Di level klub, ia kini menempati posisi striker Barcelona. Kontraknya akan berakhir pada Juni 2025, dan belum ada indikasi perpanjangan.
Lewandowski, yang berusia 37 tahun, menandai keputusan untuk mundur dari sepak bola internasional setelah pertandingan terakhir. Keputusan ini menandai perubahan signifikan bagi Polandia dan menandai akhir era kepemimpinan Lewandowski di timnas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
