Polrestabes Tangkap Joki UTBK SNBT, Terima Rp75 Juta

Dani L. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Polrestabes Tangkap Joki UTBK SNBT, Terima Rp75 Juta

Gambar atau konten salah?

Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK SNBT 2026) yang berasal dari Surabaya.

Pelaku ini mengaku fokus pada bagian matematika. Saat diminta menjelaskan, ia mengatakan soal joki terasa mudah.

"Sebenarnya relatif gampang sih," kata pelaku dalam tayangan Instagram @surabayapolice1.official, dikutip pada Kamis 7 Mei 2026.

Ia bekerja sebagai joki bagi peserta UTBK yang memilih program studi kedokteran, meski ia sendiri tidak pernah terlibat di bidang kedokteran.

Setiap klien bisa menghasilkan untung puluhan juta rupiah. Ada yang menawarinya Rp 75 juta.

"Tergantung kesulitan dan universitas yang dirasa namanya lebih bagus, biasanya dibayar lebih mahal. Range-nya itu 20 sampai 30 juta. Kalau yang SNBT ini baru ditawarin Rp 75 juta," ujarnya.

Ia menjelaskan cara menguasai soal UTBK. Ia belajar dari buku latihan, menganggap materi tiga tahun SMA dapat dikuasai dalam dua sampai tiga bulan.

"Saya sih cari materinya di buku-buku gitu sih, Pak, yang dikhususkan buat persiapan," katanya.

Dalam bahasa Inggris, ia merasa soal mudah. Ia hanya perlu memahami struktur bahasa yang mirip dengan bahasa Indonesia.

"Bisa. Terus struktur kebahasaannya juga mirip sebenarnya dengan bahasa Indonesia," ujarnya.

Ia juga mengaku dapat menyelesaikan soal dengan cepat, sehingga waktu tidak menjadi hambatan.

Panitia UTBK SNBT sebelumnya menemukan beberapa joki di Surabaya, tersebar di Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan UPN Veteran Jawa Timur.

Kasus ini menunjukkan bahwa kegiatan joki masih berlanjut meski ada upaya penegakan hukum. Pelaku joki mengandalkan buku latihan dan kecepatan pengerjaan untuk memanfaatkan peluang tinggi keuntungan.

Polrestabes Surabayajoki UTBK SNBTmatematikauntung puluhan jutabuku latihankecepatan pengerjaanpenegakan hukum

Komentar

Memuat komentar...