Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Laga ini bisa disaksikan melalui siaran langsung TVRI pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.00 WIB.
Duel ini mempertemukan dua pemain bintang yang juga rekan setim di Paris Saint-Germain: Kylian Mbappe dari Prancis dan Achraf Hakimi dari Maroko. Pertandingan ini menjadi laga pertama di babak delapan besar. Opta Supercomputer baru-baru ini menempatkan Prancis sebagai tim unggulan untuk menjadi juara.
Di sisi lain, Maroko datang dengan misi balas dendam. Pada semifinal Piala Dunia 2022, Hakimi dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Les Bleus. Kekalahan itu masih membekas, dan kini mereka punya kesempatan untuk membalas.
Masalahnya, pertandingan ini jatuh pada hari kerja. Menonton hingga subuh bisa berisiko membuat orang mengantuk dan menurunkan performa di kantor. Tapi, menurut dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr Muchammad Arief Gunawan, SpOK, ada cara untuk mengakalinya.
"Kalau memang rencana mau nonton jam 4 atau 5 pagi atau 3 pagi, ya jam 8 atau jam 9 tuh harus sudah tidur," kata dr Arief beberapa waktu lalu. Ia menyadari banyak orang kesulitan tidur di jam-jam tersebut karena kebiasaan tidur di atas jam 11 malam.
"Nah, caranya paling handphone-nya matiin. Jam 8 atau 9, HP matiin, lampunya diredupkan usahakan tidur," katanya.
Pertandingan ini kemungkinan akan menarik banyak penonton, meskipun dimulai pada dini hari. Selain menjadi laga pertama di babak perempat final, duel antara dua tim yang punya sejarah di Piala Dunia sebelumnya selalu menyajikan tensi tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Menyundul Bola Aman? Dokter Saraf Buka Suara
Rodri Bangkit dari Cedera Horor, Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia
Hyrox Bukan Lari Biasa, Butuh Latihan Total Tubuh
Lamine Yamal Tumbuh 10 Cm dalam Setahun
Dokter: Risiko Cedera Hyrox Tak Main-Main
Tuchel Izinkan Pemain Bercinta, Dilarang Saat Hari Pertandingan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
