PSG Menang 1-0 atas Bayern, Kuasai Agregat 6‑4 Sekarang
Gambar atau konten salah?
Paris Saint-Germain menahan kemenangan 1-0 atas Bayern Munich di babak pertama, berkat gol awal Ousmane Dembele. Skor ini memajukan PSG ke final dengan agregat 6‑4.
Leg kedua semifinal Liga Champions berlangsung di Allianz Arena pada Kamis, 07 Mei 2026. Bayern memulai laga dengan keunggulan agregat 5‑4, yang diperoleh setelah PSG menang 1‑0 di Parc de Princes pekan lalu.
Segera setelah peluit, PSG mengambil inisiatif. Khvicha Kvaratskhelia menembus dari sisi kiri, lalu umpan tariknya disambar Ousmane Dembele. Gol tersebut tercipta hanya tiga menit setelah pertandingan dimulai, menegaskan dominasi Paris di awal laga.
Bayern berusaha membalas. Michael Olise mendapat peluang saat mencoba menyontek umpan dari Luis Diaz, namun Nuno Mendes menutup ruang dengan cepat. Pada menit ke‑23, Diaz menembus dari sisi kiri, menemukan ruang tembak, namun tembakan melambung. Olise hampir menyeimbangkan skor pada menit ke‑27, tembakan melengkungnya masuk dari sisi kanan namun melambung tipis.
Menit ke‑31 menandai kejadian penting: sapuan Vitinha mengenai tangan João Neves di kotak penalti. Wasit tidak menandai penalti, memicu protes keras dari pemain Bayern. Neves kemudian mendapat peluang emas menanduk tendangan bebas, namun Manuel Neuer menepis dengan terbang menepis bola. Matvei Safonov melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke‑43, menepis sepakan keras dari Jamal Musiala.
Skor 1‑0 tetap bertahan hingga akhir babak pertama. PSG memanfaatkan keunggulan ini untuk mempersiapkan strategi di babak kedua, sementara Bayern berusaha menemukan cara untuk mengubah agregat.
Susunan Pemain
Bayern Munich: Neuer; Stanisic, Upemecano, Tah, Laimer; Kimmich, Pavlovic; Olise, Musiala, Diaz; Kane.
Paris Saint‑Germain: Safonov; Zaire‑Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes; Ruiz, Vitinha, Neves; Doue, Dembele, Kvaratskhelia.
Perkembangan kedua pertandingan ini menegaskan ketegangan yang menambah ketegangan bagi para penggemar Liga Champions. PSG, dengan keunggulan agregat, kini menantikan babak ketiga. Bayern, meski tertinggal, masih memiliki peluang untuk mengubah nasib agregat jika dapat menutup celah di babak kedua.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
