PSG Minta Penundaan Duel Lens, Bimbang Jadwal Liga Champions
Gambar atau konten salah?
Paris Saint-Germain mengajukan permintaan penundaan duel melawan Lens. Alasan utama adalah pertandingan tersebut terletak di antara dua leg perempatfinal Liga Champions.
PSG akan bertemu Liverpool di perempatfinal. Leg pertama di Parc des Princes pada 8 April 2024 dan leg kedua di Anfield pada 14 April 2024. Karena lawan utama, klub Paris tidak ingin main-main dalam persiapan. Mereka tak mau kondisi fisik pemain terganggu, apalagi jika ada cedera.
Menurut The Athletic, PSG sudah meminta kepada Ligue 1 (LFP) menunda laga kontra Lens di Stade Bollaert-Delelis pada Sabtu 11 April 2024. Laga itu terjepit di antara dua leg perempatfinal. Dengan jarak hanya tiga hari, PSG merasa pemain tidak punya waktu istirahat cukup.
Permintaan ini kontroversial karena PSG dan Lens bersaing sengit di puncak klasemen. PSG, pemimpin klasemen, hanya unggul satu poin dan bisa kehilangan posisi jika kalah dari Lens. Tambahan, PSG masih akan bertemu Toulouse di semifinal Piala Prancis pada 21 April 2024, jadwal semakin padat di bulan April.
Lens menentang permintaan ini, menganggap PSG akan dipaksa menunda jika LFP mengabulkan. LFP akan memberikan keputusan akhir apakah duel tersebut diundur atau tidak.
LFP disebut berpotensi besar mengabulkan permintaan PSG karena Les Parisiens dianggap membawa nama baik Liga Prancis di kancah Eropa. Selain PSG, Strasbourg juga meminta penundaan laga kontra Brest yang berada di tengah duel kontra Mainz di perempatfinal Liga Europa.
Situasi ini menyoroti betapa padatnya jadwal klub-klub top di musim ini, sekaligus menegaskan pentingnya manajemen kebugaran pemain dalam kompetisi berganda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi