PSIM Yogyakarta 2-1 Mengalahkan Madura United di Sultan Agung

Wati N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
PSIM Yogyakarta 2-1 Mengalahkan Madura United di Sultan Agung

Gambar atau konten salah?

Di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 17 Mei 2026, pukul 19.00 WIB, Madura United menghadapi PSIM Yogyakarta. Wasit yang bertugas adalah Firdavs Norsafarov. Hasil akhir 2‑1 berpihak pada PSIM, membuat ketidakpastian Madura United untuk tetap di kasta tertinggi Super League 2025/2026.

PSIM memulai pertandingan dengan gaya bertahan rendah. Garis pertahanan mereka menekan ruang bagi Madura United, yang tampak pasif. Dua gol pertama datang dari PSIM. Pada menit ke‑17, Riyatno Abiyoso menembus barisan belakang, mengirim umpan ke depan. Ezequiel Vidal memanfaatkan peluang tersebut, menembak tepat ke sudut bawah gawang Madura. Gol pertama PSIM, 1‑0.

Setelah itu, Muhammad Iqbal menambah keunggulan. Pada menit ke‑31, ia mengeksekusi umpan Yusaku Yamadera dari sisi kiri. Iqbal melakukan tendangan salto, mematikan gawang Madura. Gol kedua PSIM, 2‑0. Sehingga, Madura United harus mencari cara untuk mengembalikan posisi.

Di babak pertama, Madura United berusaha menekan. Ruxi menciptakan peluang pada menit ke‑60, menembak keras dari sisi kiri. Cahya Supriadi, kiper PSIM, menahan tembakan tersebut. Junior Brandao kemudian memperkecil ketertinggalan pada menit ke‑62. Ia menerima assist Fransiskus Alesandro, lalu menembak satu lawan satu dengan Cahya Supriadi. Gol Madura, 2‑1, menandai satu-satunya gol bagi mereka.

Setelah gol Junior Brandao, PSIM tidak menyerah. Deri Corfe menembak keras pada menit ke‑43, namun Diky Indriyana, kiper Madura, menepis tembakan tersebut. Di babak kedua, Jordy Wehrmann menampilkan gerakan bagus dari sisi kiri, namun tembakan melambung. PSIM mencoba memanfaatkan kelemahan transisi Madura, namun tidak berhasil.

Gol ketiga PSIM datang pada menit ke‑79. M. Iqbal menunggu umpan cemerlang Deri Corfe dari sisi kanan. Ia menembak terukur, namun Diky Indriyana menyelamatkan dengan penyelamatan spektakuler. Setelah itu, Donny Warmerdam menerima kartu merah pada menit ke‑85 karena protes berlebihan, yang menambah tekanan bagi PSIM.

Hasil akhir 2‑1 membuat Madura United tetap berada di peringkat ke‑15 dengan 32 poin. Mereka terpaut satu poin dari Persis Solo, yang berada di posisi ke‑14. Nasib kedua kesebelasan akan diputuskan pada pekan terakhir kompetisi.

Berikut susunan pemain kedua tim:

  • PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi (GK), Van der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Ramos (C), Raka Cahyana, Dinny Warmerdam, Muhammad Iqbal, Ze Valente, Corfe Deri, Ezequiel Vidal, Riyatno Abiyoso.
  • Madura United: Diky Indriyana (GK), Pedro Monteiro, Roger Bonet, Gio Numberi, Ahmad Rusadi, Jordy Wehrmann (C), Paulo Sitanggang, Kerim Palic, Alesandro, Riquelme Silva, Junior Brandao.

Peristiwa ini menandai satu lagi tantangan bagi Madura United. Mereka harus menyesuaikan strategi di babak akhir musim ini. PSIM Yogyakarta, dengan dua gol sensasional, menunjukkan kemampuan bertahan sekaligus menyerang. Sementara Madura United masih harus memperbaiki ketahanan dan menciptakan peluang lebih banyak. Kompetisi masih panjang, dan hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi kedua klub.

Dengan skor 2‑1, PSIM Yogyakarta berhasil menahan Madura United di markas mereka. Hasil ini menambah ketegangan di liga, karena pergerakan peringkat masih sangat ketat. Madura United harus segera menemukan solusi agar tidak tertinggal lebih jauh di klasemen. PSIM Yogyakarta, di sisi lain, akan melanjutkan perjalanan mereka dengan semangat yang tinggi, berharap dapat menutup musim ini dengan posisi yang memuaskan.

PSIM YogyakartaMadura UnitedLiga Super 2025/2026Stadion Sultan AgungMuhammad IqbalJunior BrandaoKartu MerahPeringkat Klasemen

Komentar

Memuat komentar...